Hakim: Kurang lebih berapa? Ada 10 mobil?
Enung Juhartini: Bis, kurang lebih, karena saya tidak menghitung.
Hakim: Ya okey, kurang lebih segitu. Nah kemudian ibu berangkat ke Bandung. Itu tujuannya kemana bu?
Enung Juhartini: Tujuannya itu, acaranya ke Ciater.
Hakim: Sariater?
Enung Juhartini: Sariater.
Hakim: Daerahnya Ciater, tapi tepatnya Sariater. Karena kan di situ banyak lokasi wisata. Rencana berapa hari menginap di sana?
Enung Juhartini: Sehari, satu malam.
Hakim: Satu hari ya, satu malam semuanya ya. Jadi semua rombongan menginap di Sariater?
Enung Juhartini: Betul.
Baca juga: Surat Vonis Penyuap Rektor Unila Ungkap Adanya Nominal Penerimaan Uang dari Bupati Lampung Tengah
Hakim: Ya okey. Jam berapa itu sampai di Sariater?
Enung Juhartini: Kalau nggak salah, malam ya.
Hakim: Bisa diperkirakan nggak, jamnya jam berapa?
Enung Juhartini: Lupa lagi pak.
Hakim: Tapi sudah Maghrib ya? Atau setelah Isha?
Enung Juhartini: Kayaknya, karena saya tidur di perjalanan.
Hakim: Pokoknya malam lah ya, tapi belum tengah malam? Belum ya, masih malam ya. Nah kemudian, ada setelah itu jalan-jalan bu?
Enung Juhartini: Makan malam.
Hakim: Oh makan malam ya. Okey, setelah itu istirahat tidur. Acara besoknya kemana?
Enung Juhartini: Besoknya kalau nggak salah, makan pagi, di hotel.
Hakim: Kemudian, ada ibu jalan-jalan ke Gedung Asia Afrika?
Enung Juhartini: Ada.
Hakim: Ada ke Gedung Asia Afrika, di Great House of Asia Africa. Nah kemudian, setelah itu istirahat makan?
Enung Juhartini: Makan, terus kemudian sholat. Sudah gitu, jalan ke Cibaduyut.
Hakim: Sebelumnya ibu sempat sholat dulu ya, di mesjid UPI, benar?
Enung Juhartini: Betul.
Hakim: Nah setelah itu ke Cibaduyut, jalan-jalan semuanya.
Enung Juhartini: Iya.
Hakim: Turut semua ke Cibaduyut? Belanja-belanja semua?
Enung Juhartini: Tidak mengontrol satu-satu pak.
Baca juga: Profil Penitip Mahasiswa FK Unila di Balik Kesaksian Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad
Hakim: Ibu belanja nggak di sana?
Enung Juhartini: Tidak.
Hakim: Belanja sepatu kah? Atau kaos kah?
Enung Juhartini: Oh Bapak. Beli. Maaf, Kicker palsu
Hakim: Oh… Apa lagi bu?
Enung Juhartini: Saya tidak belanja. Bapak beli satu waktu itu.
Hakim: Setelah itu, dari Cibaduyut kan capek itu ya bu. Ada makan setelah itu?
Enung Juhartini: Saya terpisah dengan bapak.
Hakim: Ibu ikut siapa?
Enung Juhartini: Saya ikut pak Asep, kemudian bu Eli istrinya pak WR 3. Kemudian bu Lusi, eh makan di Kambing Kairo [Kambing Bakar Kairo].






