Hukum  

Transkrip Lengkap Dialog Pemeriksaan Enung Juhartini, Ceritakan Kesopanan KPK Ketika OTT Mantan Rektor Unila Profesor Karomani

Mantan Rektor Unila Profesor Karomani
Enung Juhartini dibantu berjalan oleh petugas KPK usai memberikan keterangan di PN Tipikor Tanjungkarang pada 29 Maret 2023. Foto: Arsip KIRKA.CO.

KIRKA – Paramedis yang bertugas di Puskesmas Rajabasa dihadirkan Jaksa KPK untuk diperiksa sebagai saksi di PN Tipikor Tanjungkarang pada 28 Maret 2023. Namanya Enung Juhartini, istri dari mantan Rektor Unila, Profesor Karomani. Dalam pemeriksaannya, ia memberi keterangan tentang kr

Mantan Ketua Dharma Wanita Unila ini diperiksa sebagai saksi untuk dua orang terdakwa yang didakwa menerima suap dan gratifikasi dari orang tua penitip calon mahasiswa baru Unila sejak tahun 2020 sampai 2022.

Dua terdakwa itu ialah, mantan Warek I Unila: Heryandi dan mantan Ketua Senat Unila: Muhammad Basri.

Juhartini dalam momen pemeriksaannya diberikan kursi yang lebih tinggi mengingat dirinya dalam kondisi tidak prima karena menggunakan tongkat ketika hadir di muka persidangan.

Ketika diperiksa, Enung Juhartini menceritakan bagaimana kronologi ketika KPK melakukan OTT terhadap suaminya, mantan Rektor Unila, Profesor Karomani di Bandung pada Agustus 2022 lalu di Bandung.

Baca juga: Jaksa KPK Kembali Singgung Soal Bagi-bagi Jatah Proyek di Unila

Sebelumnya, KPK dalam rilisnya menyebut petugasnya menangkap Karomani dalam operasi senyap di Bandung. Dari cerita Enung Juhartini, petugas KPK disebutnya membawa sang suami dari eL Royale Hotel Bandung dalam kapasitas sebagai saksi pasca OTT yang terjadi di Lampung.

OTT yang dimaksud di sini diketahui terjadi di 3 lokasi, di Lampung, Bandung dan Bali. OTT ini berkenaan dengan dugaan penerimaan suap dan gratifikasi yang belakangan menjerat Karomani, Heryandi, Muhammad Basri dan Andi Desfiandi [sudah divonis menyuap Karomani].

Berikut adalah transkrip lengkap dialog pemeriksaan Enung Juhartini yang dilakukan Jaksa KPK, Agus Prasetya Raharja dan Ketua Majelis Hakim, Achmad Rifai.

Jaksa KPK: Kemudian apa yang ibu ketahui, terkait masalah.. Ini ada beberapa kejadian bu. Kejadian yang ibu saudara ketahui di tanggal 17 Agustus sampai dengan 20 Agustus ketika ada acara tersebut ke Bandung, yang pergi ke Bandung.

Enung Juhartini: Kalau 17 Agustus, upacara pak. 17 Agustus, setelah upacara kami akan mengadakan perjalanan ke Bandung. Ke Bandung, lalu dari Bandung sampai…

Baca juga: Klaim Jaksa KPK Dalami Informasi Soal Bagi-bagi Jatah Proyek Unila Era Profesor Karomani

Hakim: Sebentar bu. Ke Bandung? Berarti ibu apakah ikut rombongan Unila atau terpisah kendaraannya?
Enung Juhartini: Saat itu terpisah.

Hakim: Terpisah. Ibu pakai mobil sendiri?
Enung Juhartini: Iya, mobil kantor bapak.

Hakim: Iya, mobil Alphard ya?
Enung Juhartini: Iya. Betul.

Hakim: Kemudian kalau rombongan yang lain?
Enung Juhartini: Ada yang mobil masing-masing, ada yang bis.

Hakim: Ada yang bis. Jadi ada beberapa mobil. Seingat ibu, ada berapa mobil semuanya? Seingat ibu.
Enung Juhartini: Pak WR 1, bawa sendiri.

Baca juga: Kadis Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah Otniel Sriwidiatmoko Terseret Pusaran Perkara Korupsi Unila