Kirka – Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Lampung kembali menggulirkan kejuaraan Taekwondo Gubernur Cup Series II di Bandarlampung, Sabtu, 16 Mei 2026.
Turnamen regional yang diikuti ribuan petarung muda ini sekaligus menjadi langkah awal penjaringan atlet potensial menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.
Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, mengapresiasi konsistensi Pengprov TI Lampung dalam menyelenggarakan kompetisi secara berkala.
Menurutnya, kejuaraan sirkuit sangat efektif untuk menambah jam terbang serta mengasah mental bertanding para atlet.
“Enam tahun menuju PON 2032 bukan waktu yang lama dalam pembinaan atlet prestasi tingkat nasional.
“Kami meminta pengurus mulai mendata atlet potensial serta menyusun program pembinaan terstruktur, tidak hanya untuk atlet tetapi juga bagi pelatih dan wasit,” kata Taufik.
Menanggapi arahan itu, Ketua Pengprov TI Lampung, Ali Hanafiah, menyatakan komitmennya untuk menjaga ritme pembinaan.
Lampung, kata dia, juga siap menghadapi sejumlah agenda besar yang sudah terjadwal.
Pada Juli mendatang, Lampung dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) seri oleh Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), disusul kejuaraan lanjutan pada akhir tahun nanti.
Ali menambahkan, rutinnya latihan mingguan membuat pengurus optimis menatap persaingan ke depan.
“Kami berterima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Provinsi, Gubernur, dan Ketua KONI Lampung.
“Untuk persiapan PON 2032 kami optimis. Bahkan untuk ajang terdekat di tahun 2028, persiapan atlet sudah berjalan baik dan tinggal pemantapan,” ujar Ali.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Yuni Arkiansyah, menjelaskan bahwa kejuaraan kali ini menarik minat kepesertaan yang cukup tinggi dari luar daerah.
Sebanyak 1.800 atlet tercatat ambil bagian dalam kompetisi.
“Para peserta datang dari Jawa Barat, Banten, Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, serta Lampung sendiri selaku tuan rumah,” urai Yuni.






