Gagas 1 Desa 1 Dai 1 Polisi, Strategi Baru Dewan Dakwah Lampung Jaga Moral Warga

Gagas 1 Desa 1 Dai 1 Polisi, Strategi Baru Dewan Dakwah Lampung Jaga Moral Warga
Prosesi pelantikan pengurus daerah Dewan Dakwah se-Lampung 2026-2030 di Gedung Pusiban, Bandarlampung. Foto: Arsip DDII Lampung/Kirka/I

Kirka – Menghadapi ancaman judi daring dan peredaran narkotika yang makin mengkhawatirkan, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Provinsi Lampung menawarkan konsep baru pembinaan masyarakat.

Melalui program 1 Desa 1 Dai 1 Polisi, organisasi keagamaan itu ingin menyatukan langkah ulama, pemerintah daerah, dan aparat keamanan langsung dari tingkat akar rumput.

Gagasan mengemuka bersamaan dengan prosesi Pelantikan Pengurus DDII Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung Masa Khidmat 2026-2030 di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Sabtu, 25 April 2026.

Ketua Dewan Dakwah Provinsi Lampung KH Ahmad Yani Marjas menyebutkan, penanganan masalah sosial yang bermuara pada degradasi moral tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri.

Sinergi lintas sektoral menjadi keharusan demi menekan laju penyimpangan perilaku di tengah warga.

“Dakwah harus dikerjakan bersama-sama, melibatkan ulama, umara, dan aparat. Kolaborasi pembinaan sampai ke desa merupakan wujud nyata penegakan aturan secara kolektif,” kata Ahmad Yani.

Selain kerja sama antar lembaga, pimpinan wilayah DDII Lampung juga menitikberatkan penguatan peran keluarga.

Keterlibatan kalangan ibu atau muslimat dalam pendidikan agama di rumah maupun majelis taklim diyakini sebagai tameng utama melindungi generasi muda dari pengaruh buruk lingkungan luar.

Pemerintah Provinsi Lampung merespons positif tawaran kolaborasi perbaikan moral warga.

Mewakili Gubernur Lampung, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Yuri Agutina Primasari menyatakan pemerintah daerah siap bersinergi menjalankan program pembangunan sosial yang sejalan dengan nilai agama.

Pemprov menilai kehadiran tokoh agama amat penting untuk menjaga ketertiban wilayah.

Dari sisi internal organisasi, Ketua Panitia Gemilang Rahmatullah memastikan penyegaran kepengurusan tingkat daerah bukan sekadar rutinitas seremonial.

Mengusung tema Harmoni Ukhuwah, Sinergi Dakwah, untuk Lampung Maju, agenda pergantian pimpinan bertujuan menyelaraskan gerak organisasi secara menyeluruh ke seluruh pelosok kabupaten dan kota.

Pengukuhan nakhoda baru DDII mencakup 15 wilayah, meliputi:

  • Bandarlampung: H. Rudianto RM, S.Pd.
  • Metro: Drs. H. Bujang Dani
  • Lampung Selatan: Wawang Julianto, Lc.
  • Lampung Tengah: Asrori Mangku Alam, S.H., M.H.
  • Lampung Timur: H. Guntur Saputra
  • Lampung Utara: H. Imam Hanafi, S.Pd.I., M.Pd.I.
  • Lampung Barat: Ns. H. Edis Mari Eko, S.Kep., M.Kep., Sp.KMB
  • Pesawaran: DR (HC) Ikhwanul Mujahidin, Lc., M.Pd.
  • Pringsewu: Sarjito, M.Pd.
  • Tanggamus: Pahlawan Usman, S.T.
  • Tulang Bawang: Jumadi
  • Tulang Bawang Barat: Dr. Suryono, M.Pd.
  • Waykanan: Subagiyo, S.Pd.I.
  • Mesuji: Dadang Solihin, S.Pd.I.
  • Pesisir Barat: Arief Mulyawan

Usai prosesi pelantikan, seluruh peserta mengikuti agenda kuliah umum tentang penguatan nilai persaudaraan dan kebangsaan.

Forum sepakat memikul tanggung jawab bersama

guna mewujudkan tata kehidupan masyarakat Lampung yang religius, maju, serta harmonis.