Banjir Emas di Kejurnas Shokaido, Dominasi Lampung Tak Terkejar Lawan

Banjir Emas di Kejurnas Shokaido, Dominasi Lampung Tak Terkejar Lawan
Eforia juara: Jajaran pengurus bersama kontingen karate Lampung mengangkat trofi kemenangan saat merayakan selebrasi gelar Juara Umum Kejurnas Shokaido ke-III Tahun 2026 di Gedung Sumpah Pemuda PKOR Way Halim. Foto: Arsip KONI/Kirka/I

Kirka – Kontingen karate Provinsi Lampung menorehkan tinta emas dalam peta olahraga bela diri nasional.

Berkompetisi di rumah sendiri, skuad Sang Bumi Ruwa Jurai sukses menyabet gelar Juara Umum pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Shokaido ke-III Tahun 2026.

Sepanjang turnamen yang berlangsung di Gedung Sumpah Pemuda PKOR Way Halim tersebut, dominasi tim tuan rumah nyaris tanpa celah.

Total 85 medali berhasil dikumpulkan, meliputi 26 emas, 28 perak, dan 31 perunggu.

Angka capaian perolehan medali itu melesat jauh meninggalkan para pesaing dari provinsi lain.

Jawa Timur yang berusaha mengejar perolehan poin harus puas berada di urutan kedua.

Mereka membawa pulang 15 keping emas, 9 perak, serta 12 perunggu.

Menyusul pada posisi ketiga, kontingen Sumatera Utara mengamankan 12 medali emas, 7 perak, bersama 7 perunggu.

Persaingan sengit justru tersaji saat memperebutkan peringkat lima besar.

Kalimantan Selatan bertengger pada urutan keempat lewat torehan 7 medali emas.

Tepat di bawahnya, Jambi menempel ketat dengan 6 emas, ditopang 13 perak dan 23 perunggu.

Daerah lain seperti Jawa Barat turut menyumbang 5 kemenangan tertinggi, disusul Sulawesi Selatan dengan 4 emas.

Sementara Banten dan Kepulauan Riau masing-masing mencuri 2 gelar juara pertama.

Provinsi tetangga semisal Sumatera Selatan dan Bengkulu, ditambah Sumatera Barat, tidak pulang dengan tangan kosong setelah mendulang masing-masing satu medali emas.

Kesuksesan merengkuh trofi kejuaraan makin lengkap dengan kelancaran penyelenggaraan acara secara keseluruhan.

Ketua Pelaksana Kejurnas Karate Shokaido, Ary Meizari Alfian, bersyukur atas dukungan semua elemen yang terlibat.

“Lampung sudah berupaya maksimal melayani seluruh peserta. Mewakili panitia, kami memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan berlangsung,” ujar Ary, Minggu, 12 April 2026.

Ia menambahkan, kompetisi tingkat nasional tersebut mempertandingkan 82 kelas kategori open tournament dan melibatkan atlet dari 16 provinsi se-Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, apresiasi tinggi meluncur dari Ketua Umum Pengurus Besar Shokaido, Asril Azhari.

Menurutnya, gelaran kejuaraan merupakan ruang pembinaan mental dan karakter bagi para karateka.

“Atlet wajib terus mengasah teknik bertarung. Latihan rutin harus diimbangi dengan wadah pertandingan nyata,” terang Asril.

Ia pun memuji performa panitia lokal dalam mengemas ajang berskala nasional itu.

“Penyelenggaraannya sangat meriah dan sukses besar. Saya memberi apresiasi penuh atas komitmen Lampung sebagai tuan rumah,” pungkasnya.