Hukum  

KPK Pamerkan Daftar Penitip Calon Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unila

KPK Pamerkan Daftar Penitip Calon Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unila
Rektor Unila nonaktif, Karomani berjalan menuju ruang tahanan PN Tanjungkarang usai menempuh perjalanan dari Rutan KPK pada gedung Merah Putih pada 30 November 2022. Foto: Dokumentasi KIRKA.CO.

1. N Z D A yang tertulis merupakan titipan dari Pak Utut PDIP.
2. A Q N P yang tertulis merupakan titipan dari Thomas.
3. K D A yang tertulis merupakan titipan dari Tamanuri.
4. S N A yang tertulis merupakan titipan dari Polda Joko.
5. N D J yang tertulis merupakan titipan dari Kadis Provinsi Dikbud.
6. R A R yang tertulis merupakan titipan dari Bupati Lamteng.
7. F M H yang tertulis merupakan titipan dari Pendekar BTN.
8. Z A G yang tertulis merupakan titipan dari Zulkifli.
9. Z A P yang tertulis merupakan titipan dari Andi.
10. R R A P yang tertulis merupakan titipan dari Khadafi.
11. A R P R yang tertulis merupakan titipan dari Kel Banten.
12. F S W yang tertulis merupakan titipan dari WR II.
13. M yang tertulis merupakan titipan dari Asep Banten.
14. A C P yang tertulis merupakan titipan dari ADT.
15. N A yang tertulis merupakan titipan dari Patah.
16. N T H yang tertulis merupakan titipan dari Zam.
17. R B S yang tertulis merupakan titipan dari URIP.
18. A F yang tertulis merupakan titipan dari MAF.
19. M yang tertulis merupakan titipan dari BUD.
20. M Z yang tertulis merupakan titipan dari DUB.
21. C P M yang tertulis merupakan titipan dari BA.
22. V P (tidak ada keterangan titipan dari siapa).

Berdasar pada apa yang mengemuka di ruang persidangan, sejumlah identitas nama penitip calon mahasiswa baru Unila tersebut terkonfirmasi satu per satu.

Selain terkonfirmasi lewat proses persidangan, sejumlah nama penitip tersebut juga sudah tercatat dipanggil penyidik KPK untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara ini.

Untuk diketahui, para penitip calon mahasiswa baru Unila tersebut mempunyai latar belakang beragam, mulai dari politisi tingkat nasional, menteri, pengusaha, dokter, kepala dinas hingga kepala daerah.

Misalnya:

1. Pak Utut PDIP yang dimaksud adalah Utut Adianto Wahyuwidayat anggota DPR RI, politisi dari PDI Perjuangan.

2. Kemudian lagi, Zulkifli yang dimaksud dalam catatan tangan Karomani itu ialah Zulkifli Hasan seorang Menteri Perdagangan.

3. Tamanuri dimaksud dalam catatan itu ialah anggota DPR RI, Tamanuri, seorang politisi dari Partai NasDem.

4. Kadis Provinsi Dikbud yang dimaksud dalam catatan tersebut ialah Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Sulpakar.

5. Thomas yang dimaksud dalam catatan tersebut ialah Thomas Azis Riska seorang pengusaha yang juga pengelola Pulau Tegal di Kabupaten Pesawaran.

6. ADT adalah singkatan nama dari Alzier Dianis Thabranie.

7. Zam adalah nama pendek dari Zam Zanariah Ibrahim mempunyai latar belakang sebagai Dokter Spesialis Saraf lulusan Universitas Padjadjaran yang melakukan praktek di Rumah Sakit Graha Husada di Kota Bandar Lampung.

8. Bupati Lamteng dalam catatan itu ialah Bupati Lampung Tengah, Musa Ahmad.

9. Andi adalah penitip calon mahasiswa baru Unila yang mempunyai nama lengkap, Andi Desfiandi, terdakwa dalam perkara ini.

10. Khadafi adalah nama pendek dari Muhammad Kadafi seorang politisi PKB yang saat ini merupakan anggota DPR RI.

11. WR II merupakan kode yang merujuk pada jabatab Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Unila, yang dijabat oleh Asep Sukohar.

12. Patah adalah nama dari Rektor Untirta yang juga Ketua Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Barat periode 2023-2025, Fatah Sulaiman.

Fatah Sulaiman merupakan ketua dari forum atau konsorsium para rektor yang tergabung dalam BKS-PTN Barat. Unila masuk dalam konsorsium ini.

13. BUD adalah singkatan dari nama Budi Sutomo seorang Kepala Biro Perencanaan dan Hubungan Masyarakat Unila.