“Dan kalau mau menyumbang ada yayasan yang membantu orang-orang yang sudah, dan beliau mengajak saya mengunjungi yayasan di belakang Unila yang disebut dengan yayasan LNC”.
Mardiana: Benar, benar. Setelah kelulusan itu, saya ditelepon sama pak Tamanuri.
Pak rektor nelpon ke pak Tamanuri, ‘pak tahu nggak kalau anak staf bapak itu, diterima’.
Akhirnya pak Tamanuri menghubungi saya, ‘pak rektor ngehubungi saya, kalau anak kamu diterima’.
Kasih kabar aja, soalnya dia nanya, seperti itu.
Akhirnya saya nge-WA (Whats App) pak rektor.
Baca juga: Profil Anggota DPRD Lampung Mardiana yang Terseret Perkara Korupsi Unila
Terimakasih pak rektor, anak saya diterima, saya bilang begitu.
Terus beliau jawab, selamat.
Habis itu. Saya tunggu di rektorat besok ya, gitu kata pak rektor.
Saya bilang, kalau besok nggak bisa loh, kalau mau nemuin rektor.
Asril: Terkait dengan kelanjutan sumbangan LNC bagaimana?






