Hukum  

Yusdianto: Azis Tiup ‘Terompet’ Ungkap Siapa Terlibat

Yusdianto: Azis Tiup 'Terompet' Ungkap Siapa Terlibat
Akademisi Unila Yusdianto. Foto KIRKA/Tama

KIRKAYusdianto meminta Azis tiup ‘Terompet’ ungkap siapa terlibat. Nama Aliza Gunado dan Azis Syamsuddin pernah muncul dalam sidang perkara korupsi dengan terdakwa mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa, pada 11 Februari 2021 lalu.

Hal ini terungkap saat Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lampung Tengah, Taufik Rahman memberi kesaksian di sidang tersebut.

Ia mengungkap ada fee sebesar Rp2,5 miliar untuk mengurus Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat tahun 2017 melalui Aliza Gunado yang kemudian diserahkan kepada Azis Syamsuddin.

Baca Juga : Lampung Juara 1 Kematian, Yusdianto Punya Solusi

Menanggapi ini, akademisi Unila Yusdianto
meminta aparatur hukum untuk mengusut tuntas persoalan mantan Wakil Ketua DPR RI tersebut.

Karena, kata dia menilai bahwa tidak menutup kemungkinan jika Azis berprilaku sama terhadap kabupaten dan kota se- provinsi Lampung.

“Tidak menutup kemungkinan. Atau memang persoalan ini belum benar-benar terungkap sepenuhnya,” kata dia, Kamis (07/10/2021).

“Untuk itu kita berharap peristiwa ini harus diusut tuntas. Agar persoalan serupa tidak terulang lagi untuk kedepannya,” ucap dia.

Baca Juga : Azis Disebut Bisa Gerakkan 8 Orang KPK 

Persoalan ini, kata dia, justru menjadi tantangan bagi penyidik apakah ini hanya dilakukan mereka sendiri atau memang ada jaringan.

“Kalau dari analisa dugaan persoalan ini tidak dilakukan sendiri, tapi secara bersama-sama,” ungkap dia.

Selain itu, Yusdianto juga mendorong agar Azis Syamsuddin bisa menjadi peniup ‘terompet‘ untuk mengungkap persoalan ini terutama di internal partai Golkar.

Baca Juga : KPK Dalami Kesaksian Yusmada Soal Azis Syamsudin

“Kita berharap dia menjadi pintu pembuka apakah hanya selesai di Golkar saja atau ada partai lain yang terlibat,” ucap dia.

“Karena jika kita bandingkan dengan persoalan lainnya, seperti Alm Musa Zainuddin, itu hampir sama, melibatkan parpol lainnya,” pungkas dia.