Hukum  

Team KPK yang Tangkap Rektor Unila Diapresiasi

Team KPK yang Tangkap Rektor Unila Diapresiasi
Mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: Istimewa.

KIRKA – Team KPK yang tangkap Rektor Unila diapresiasi oleh Febri Diansyah. Menurut mantan Juru Bicara KPK Febri Diansyah itu, OTT terhadap Rektor Unila yang sudah nonaktif, yakni Karomani tersebut patut dihargai.

Febri Diansyah menambahkan bahwa beberapa menganggap sepele tentang OTT KPK terhadap dugaan suap penerimaan mahasiswa jalur mandiri di Unila untuk tahun 2022. Tetapi bagi dia, penangkapan kepada Karomani dkk itu layak diberi penghargaan.

Baca juga: OTT KPK di Unila Dikategorikan Mudah Dilakukan

”Meski ada yg bilang receh, menurut Saya OTT Rektor UNILA ttp patut dihargai,” ungkap Febri Diansyah di akun Twitter miliknya @febridiansyah pada 22 Agustus 2022 untuk jelaskan bahwa team KPK yang tangkap Rektor Unila diapresiasi.

Febri Diansyah pun turut menjelaskan alasan mengapa team yang melakukan OTT tersebut layak dihargai.

”Kenapa? Karena selain aspek level jabatan pelaku & nilai kerugian, keterkaitan langsung kasus korupsi dg kepentingan masyarakat spt pendidikan jg indikator penting. Apresiasi utk tim yg menangani,” jelas dia lagi lewat akun Twitter miliknya.

KIRKA.CO menghubungi Febri Diansyah terkait cuitannya tersebut. Ia kemudian mempersilakan KIRKA.CO untuk mengutipnya.

Baca juga: Keterangan Lengkap KPK Soal Kasus Korupsi Rektor Unila Karomani

Sebagai informasi, OTT KPK di Unila yang dikomentari dan diulas Febri Diansyah itu berlangsung sejak 19 Agustus sampai dengan 20 Agustus 2022.

Pada 21 Agustus 2022, KPK kemudian menyampaikan hasil keputusan dari gelar perkara atas OTT tersebut. Dari OTT itu, penyidik KPK menetapkan 4 orang tersangka, termasuk Karomani.

Kasus yang menjerat Karomani itu diduga berkaitan dengan penerimaan suap atas penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri di Unila untuk tahun 2022.