Kirka – Kepemimpinan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (Mirza) bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlaela terus memperlihatkan kekompakan paripurna setelah melampaui satu tahun masa jabatan sejak dilantik pada Februari 2025 lalu.
Soliditas pasangan tersebut secara otomatis menggugurkan pandangan usang tentang rentannya keretakan hubungan kepala daerah pasca tahun pertama pemerintahan.
Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama, menilai keharmonisan pucuk pimpinan Provinsi Lampung lahir dari tingginya kecerdasan interpersonal sang gubernur.
Menurutnya, Mirza sukses membangun komunikasi berlandaskan empati serta kesadaran sosial tanpa terjebak pada gengsi atau ego sektoral.
Mengacu pada teori kecerdasan emosional Daniel Goleman, Mahendra membedah bagaimana keterampilan sosial sang kepala daerah diterapkan secara maksimal saat merangkul jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beserta seluruh pemangku kepentingan.
Pola interaksi diletakkan di atas pondasi kemitraan sejajar, sebuah pendekatan yang membuat berbagai kebijakan eksekutif mendapat sokongan penuh dari elemen legislatif, aparat penegak hukum, sampai kalangan pelaku usaha.
Menyoroti relasi bersama sang wakil, Mahendra melihat pembagian peran berlandaskan rasa saling percaya menjadi jangkar keawetan duet pemimpin tersebut.
Mirza tidak memonopoli panggung, melainkan memberikan ruang aktualisasi proporsional kepada pasangannya.
Jihan mendapat porsi strategis untuk memimpin pengawalan program kepemudaan, kesehatan, urusan sosial, hingga pengawasan sektor infrastruktur.
“Pemimpin yang cerdas bukanlah mereka yang memiliki seribu rencana di atas kertas, melainkan mereka yang mampu memilah satu program esensial dan memastikan seluruh roda birokrasi bergerak serentak untuk menyukseskannya,” tegas Mahendra Utama.
Harmoni politik di level pimpinan memastikan mesin birokrasi berjalan efektif.
Seluruh energi pemerintah daerah tidak lagi tersedot untuk meredam friksi internal, melainkan fokus dikonversi menjadi kerja nyata guna mengakselerasi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Lampung.






