Drama Dwi/Roni dan Amuk Fitri/Methita Tutup Pesta 665 Atlet Gubernur Lampung Badminton Open 2026

Drama Dwi/Roni dan Amuk Fitri/Methita Tutup Pesta 665 Atlet Gubernur Lampung Badminton Open 2026
Pesta bulutangkis Lampung berakhir dramatis! Dwi/Roni dan Fitri/Methita sabet gelar juara di Gubernur Lampung Badminton Open 2026 yang diikuti ratusan atlet dari berbagai usia. Foto: Arsip KONI/Kirka/Iz

Kirka – Pasangan ganda putra Dwi dan Roni Kurniawan sukses menyegel gelar juara usai melewati pertarungan sengit tiga gim.

Kemenangan dramatis melengkapi dominasi mutlak ganda putri Fitri Khoerunnisa dan Methita Putri Wulandari, sekaligus menutup rangkaian gelaran Gubernur Lampung Badminton Open 2026.

Turnamen olahraga tepok bulu tingkat provinsi sukses menyedot partisipasi 665 atlet dari berbagai kelompok umur.

Laga puncak kategori dewasa terbuka menghadirkan tensi tinggi di atas lapangan.

Dwi/Roni sempat kehilangan gim pertama saat meladeni perlawanan Alex Kurniawan Efendi dan Seno Abdurrahman.

Lewat dua kali penentuan deuce, mereka mampu membalikkan keadaan lalu mengunci kemenangan dengan skor tipis 17-21, 23-21, serta 23-21.

Kondisi kontras tersaji pada nomor ganda putri terbuka.

Duet Fitri/Methita bermain agresif sejak awal laga tanpa memberi celah kepada Syafiyyah Kartika Putri dan Suryaningtyas.

Predikat kampiun langsung diamankan melalui keunggulan mutlak 21-9 dan 21-7.

Persaingan ketat juga mewarnai final kelompok veteran.

Pasangan Eko Hamiseno dan Hary Ming berhasil menundukkan Lutfi Hasan bersama Rahmat lewat dua gim langsung berkedudukan 21-11 dan 21-17.

Secara keseluruhan, ajang unjuk gigi para pebulutangkis mempertandingkan nomor SD, SMP, SMA, dewasa terbuka, hingga kelas veteran.

Ketua Panitia Gubernur Lampung Badminton Open 2026, Asri Agung Putra, menegaskan kompetisi memegang fungsi utama sebagai sarana evaluasi pembinaan atlet daerah.

“Kejuaraan bukanlah tujuan akhir, tetapi menjadi langkah menuju prestasi yang lebih baik.

“Kami meminta para atlet terus meningkatkan kemampuan lewat latihan disiplin dan berkelanjutan,” tegas Asri, Senin, 5 Oktober 2026.

Mewakili Gubernur Lampung, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, turut memberikan dorongan motivasi.

Pemerintah provinsi menargetkan kompetisi berkapasitas ratusan peserta mampu melahirkan generasi baru bermental juara.

Para atlet diminta tidak berhenti pada capaian ajang lokal, melainkan terus memoles kualitas diri agar mampu bersaing membawa nama daerah menuju level kompetisi nasional.