Bupati Riyanto dan DPRD Pringsewu “Bentrok” di Lapangan Hijau, Wahrul Fauzi Sebut Bukti Politik Tanpa Sekat

Bupati Riyanto dan DPRD Pringsewu “Bentrok” di Lapangan Hijau, Wahrul Fauzi Sebut Bukti Politik Tanpa Sekat
Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung Wahrul Fauzi Silalahi berbincang akrab bersama Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas di sela pembukaan Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2026. Foto: Arsip Karang Taruna/Kirka/Iz

Kirka – Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, mengapresiasi kekompakan jajaran eksekutif dan legislatif Kabupaten Pringsewu saat membuka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2026, Minggu, 1 Oktober 2026.

Pujian disampaikan Wahrul usai menyaksikan Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas memimpin langsung tim pemerintah daerah melawan para anggota DPRD dalam laga eksebisi.

Duel persahabatan antara kepala daerah dan wakil rakyat di atas rumput hijau menjadi pembuka kejuaraan besutan Karang Taruna Kabupaten Pringsewu.

Keakraban kedua lembaga di lapangan memperlihatkan cairnya komunikasi antara pemimpin daerah dalam mendukung kegiatan kepemudaan.

“Atas nama pengurus Karang Taruna Provinsi Lampung, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan rasa bangga mendalam kepada Karang Taruna Kabupaten Pringsewu.

“Inisiatif dan kerja nyata menggelar ajang olahraga bergengsi membuktikan bahwa Karang Taruna tidak pernah lelah hadir di tengah masyarakat,” ujar Wahrul.

Kesuksesan penyelenggaraan Bupati Cup 2026 tidak lepas dari sokongan moril maupun materil Bupati Riyanto Pamungkas, jajaran Forkopimda, serta DPRD Pringsewu.

Wahrul berterima kasih atas bimbingan tanpa henti dari para pemangku kebijakan daerah kepada para kader Karang Taruna.

Baginya, sinergi kuat antara pemerintah daerah dan barisan pemuda merupakan kunci utama mewujudkan Pringsewu yang maju, mandiri, serta berdaya saing.

Pesatnya kemajuan Pringsewu di bawah kepemimpinan Riyanto Pamungkas bahkan mendapat perhatian khusus dari Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang kerap berkunjung langsung ke daerah.

Di sela sambutan, Wahrul turut meneruskan salam hangat dari Gubernur Rahmat Mirzani Djausal untuk Bupati Riyanto beserta seluruh masyarakat Pringsewu.

“Mudah-mudahan Pringsewu di bawah kepemimpinan Pak Bupati semakin maju ke depannya,” tutur Wahrul.

Lewat gelaran Bupati Cup 2026, Karang Taruna juga menyiapkan ruang konsolidasi pemuda sekaligus penjaringan bibit atlet potensial.

Kompetisi sepak bola tingkat kabupaten bukan sekadar ajang perebutan piala, melainkan momentum strategis untuk melahirkan pemain berprestasi yang mampu mengharumkan nama Pringsewu dan Lampung hingga kancah nasional.

Lahirnya talenta terbaik dari lapangan hijau tentu menuntut jalannya kompetisi yang sehat dan bermartabat. Seluruh peserta, atlet, serta ofisial diminta mengedepankan tali persaudaraan antar pemuda, sementara perangkat pertandingan wajib menjaga integritas di setiap laga.

“Kalah dan menang adalah hal biasa dalam kompetisi, tetapi fair play dan semangat kebersamaan adalah segalanya.

“Para wasit dan juri agar memimpin pertandingan secara adil, jujur, dan profesional,” tegas Wahrul.