Sebelum Bertarung di Porprov X 2026, ABTI Lampung Samakan Pakem Regulasi Bola Tangan

Sebelum Bertarung di Porprov X 2026, ABTI Lampung Samakan Pakem Regulasi Bola Tangan
Pengprov ABTI Lampung menggelar test event bola tangan guna menyamakan pakem regulasi dan menguji kesiapan atlet jelang Porprov X Lampung 2026. Foto: Arsip KONI/Kirka/Iz

Kirka – Pengurus Provinsi Asosiasi Bola Tangan Indonesia (Pengprov ABTI) Lampung menggelar test event cabang olahraga bola tangan pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

Laga uji coba menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Lampung 2026 digelar untuk menguji kesiapan atlet sekaligus menyamakan pakem regulasi pertandingan.

Penyelarasan aturan main sengaja dilakukan lebih awal guna mencegah munculnya persoalan teknis saat kompetisi resmi berlangsung.

Ketua Pengprov ABTI Lampung, Yopi Hutomo Bhakti, mengatakan sosialisasi regulasi diberikan secara menyeluruh kepada semua perangkat pertandingan di gelanggang, mulai dari wasit, pelatih, hingga atlet.

“Kita kasih pemahaman terkait aturan-aturan yang akan digunakan di Porprov X, biar mereka lebih memahami pola permainan dan juga aturannya,” kata Yopi.

Selain meluruskan pemahaman aturan main, panggung pemanasan antar-daerah sekaligus dimanfaatkan Pengprov ABTI Lampung untuk mendongkrak standar mutu kompetisi serta menjaring bibit atlet bola tangan potensial dari Bumi Ruwa Jurai.

Sebanyak enam kontingen kabupaten dan kota ambil bagian dalam uji coba regulasi dan kesiapan tanding menuju Porprov X.

Keenam daerah meliputi Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Utara, Lampung Timur, serta Pringsewu, yang masing-masing menerjunkan tim putra dan putri pilihan hasil seleksi pengurus cabang di daerah.

Persiapan sejumlah kontingen sebelum turun ke gelanggang uji coba memang sempat diwarnai kendala teknis.

Kendati demikian, seluruh kebutuhan dasar tim peserta tetap terpenuhi sehingga keenam daerah dapat tampil penuh menjajal atmosfer persaingan tingkat provinsi.

Bagi kontingen peserta, turun di laga simulasi memberikan gambaran nyata mengenai peta kekuatan lawan.

Ketua Harian ABTI Lampung Selatan, Zainul Farid, menyambut positif agenda uji tanding karena sangat membantu jajaran pelatih dalam mengukur kesiapan fisik maupun skema permainan tim.

“Sangat bermanfaat untuk mengukur kesiapan tim dan memahami pola permainan lebih dalam,” ujar Zainul.

Sepanjang laga uji coba berjalan, skuad Lampung Selatan mendapat ujian berat saat berhadapan dengan tim Bandar Lampung yang memiliki jam terbang bertanding lebih tinggi.

Perbedaan pengalaman di lapangan membuat kontingen Lampung Selatan harus bekerja ekstra keras mengimbangi ritme permainan tim ibu kota provinsi.

Catatan evaluasi dari duel sengit melawan Bandar Lampung langsung dikantongi tim pelatih Lampung Selatan untuk menambal celah kelemahan skuad.

Zainul memastikan anak asuhnya masih memiliki waktu sepuluh hari guna membenahi ketahanan fisik serta eksekusi strategi di pemusatan latihan atau training center (TC) sebelum turun di panggung resmi Porprov X.

“Kita masih ada waktu sekitar 10 hari, dan kita akan lebih maksimalkan lagi pada saat TC nanti,” pungkas Zainul.