Pesan Keras di Musda Golkar Bandar Lampung: Jangan Cuma Cari Ketua, Rebut Peringkat Satu di 2029!

Pesan Keras di Musda Golkar Bandar Lampung: Jangan Cuma Cari Ketua, Rebut Peringkat Satu di 2029!
Penekanan tombol oleh jajaran elite Golkar menandai dimulainya Musda XI Kota Bandar Lampung. Ajang ini menjadi titik awal konsolidasi beringin menuju Pemilu 2029. Foto: Arsip Istimewa

Kirka – Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, H. Aprozi Alam, melontarkan instruksi tajam saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Bandar Lampung di Gedung Graha Karya, Senin, 21 September 2026.

Ia melarang keras konsolidasi lima tahunan sekadar dijadikan arena suksesi, melainkan wajib menjadi titik tolak merebut posisi partai pemenang pada Pemilu 2029.

Menurutnya, pergantian pucuk pimpinan harus berbanding lurus dengan kualitas kerja politik di lapangan.

“Musda bukan semata-mata memilih ketua, tetapi bagaimana menyusun program yang bisa membawa perubahan Bandar Lampung menjadi lebih baik,” tegas Aprozi.

Ia secara lugas mematok target elektoral agar beringin naik peringkat dari posisi kedua menjadi nomor satu pada kontestasi mendatang.

Momentum rotasi pengurus awal pekan sekaligus menutup masa bakti H. Riza Mirhadi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD.

Selama sembilan bulan menakhodai masa transisi, Riza sukses meredam riak internal partai hingga mampu merealisasikan agenda musyawarah.

“Alhamdulillah berkat rida Allah SWT, amanah sebagai Plt bisa saya laksanakan dengan sebaik-baiknya,” ucap Riza.

Dari sisi pemerintahan daerah, langkah partai merapatkan barisan mendapat sambutan positif.

Mewakili Wali Kota Eva Dwiana, Sekretaris Daerah (Sekda) Iwan Gunawan mendorong para kader agar lebih rajin turun ke bawah merangkul warga.

Satu pesan spesifik dari Balai Kota adalah memperbesar porsi keterlibatan politik perempuan.

“Selamat atas pelaksanaan Musda. Semoga kegiatan mendapat rida dari Allah SWT,” tutur Iwan.

Pembukaan forum secara keseluruhan berjalan mulus dan dihadiri berbagai elemen strategis partai tingkat daerah hingga kecamatan.

Seiring bergulirnya agenda persidangan, teka-teki mengenai sosok komandan baru pengemban target berat 2029 kian terang.

Selangkah lagi, Rycko Menoza dipastikan duduk sebagai Ketua DPD Golkar Bandar Lampung periode 2026-2031 secara definitif menggantikan Yuhadi.

Kepastian aklamasi tampak gamblang lantaran hingga batas akhir penyerahan berkas pencalonan, hanya Rycko yang resmi mendaftar.

Fakta lapangan praktis menyudahi kasak-kusuk politik yang sempat beredar kencang.

Jauh sebelum pendaftaran ditutup, bursa suksesi sempat riuh oleh nama sejumlah tokoh.

Sebut saja pengacara Benny Halomoan Nauly, disusul barisan legislator seperti Rama Apriyadi, Muhammad Arisman Akbar, serta Heti Fristakti.

Sempat pula beredar nama Handitiya Narapati SZP adik kandung Rycko yang sempat meramaikan bursa persaingan, namun manuver terhenti usai sang kakak mengunci tiket pencalonan tunggal.