Kirka – Pengurus Provinsi Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) Lampung mulai bersiap menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 dan PON 2028.
Melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) di Ruang Rapat PKK Provinsi, Senin, 20 Juli 2026, cabang olahraga senam diproyeksikan kembali memborong emas untuk daerah.
Wakil Ketua Umum I KONI Lampung, Margono Tarmudji, meminta jajaran pengurus segera menyusun rancangan pelatihan jangka pendek hingga panjang yang terukur.
Ia menilai gimnastik punya rekam jejak bagus dan selalu berpeluang besar menyumbang banyak medali.
“Soliditas organisasi dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota wajib dijaga ketat agar proses pemusatan latihan berjalan berkesinambungan,” kata Margono.
Menyikapi arahan KONI, Ketua Pengprov FGI Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, langsung menggelar konsolidasi internal.
Mengusung tema “Organisasi Kuat Menuju Prestasi Dunia”, pertemuan difokuskan pada pematangan sinergi sembilan daerah yang telah memiliki kepengurusan resmi.
Kesembilan wilayah penyangga prestasi meliputi Bandar Lampung, Metro, Lampung Timur, Lampung Tengah, Lampung Utara, Pesisir Barat, Pesawaran, Pringsewu, serta Waykanan.
Jejaring pengurus yang merata diyakini mempermudah pencarian bibit-bibit pesenam baru dari pelosok daerah.
Purnama tidak menampik bahwa proses mencetak atlet juara kerap terbentur keterbatasan dana.
Walau begitu, ia menjamin program latihan akan terus berjalan tanpa hambatan berarti.
“Kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah dan berbagai pihak sangat dibutuhkan.
“Semangat kami tetap sama, mencetak atlet berprestasi untuk kejuaraan nasional mendatang,” ujar Purnama.
Rapat kerja tahunan dibuka langsung oleh Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lampung, Budhi Martha.
Kehadiran perwakilan pemerintah daerah diharap mampu menjembatani pemenuhan fasilitas atlet demi memuluskan jalan menuju PON 2028.






