KIRKA – Rumah Sekretaris PWNU Lampung Hidir Ibrahim di Jalan Raden Gunawan II, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandarlampung kembali diteror dengan bom molotov pada Minggu, 24 Desember 2023.
Kejadian serupa di rumah Sekretaris PWNU Lampung itu, diketahui sudah pernah terjadi pada Sabtu, 16 Desember 2023 lalu.
Kejadian awal tersebut telah dilaporkan melalui Laporan Polisi model B yang telah terregistrasi pada LP/B/1851/XII/2023/SPKT/Polresta Bandarlampung/Polda Lampung.
Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadillah Astutik mengatakan kejadian tersebut telah dilaporkan dan sedang ditangani.
Menurut dia, penanganan kasus pelemparan bom molotov yang diduga dilakukan oleh Orang Tak Dikenal tersebut diserahkan kepada Tim Gabungan dari Ditreskrimum Polda Lampung dan Satreskrim Polresta Bandarlampung.
Tim Gabungan tersebut, kata Kombes Pol Umi, sedang memburu terduga pelaku pelempar bom molotov tersebut.
Baca juga: Polda Lampung Buka Penyelidikan Baru Kasus Joki CPNS Kejaksaan
“Jadi Tim Tekab 308 Ditreskrimum Polda Lampung dan Polresta Bandarlampung masih terus memburu pelakunya,” kata dia saat dikonfirmasi KIRKA.CO pada Selasa, 26 Desember 2023.
Kejadian yang telah dua kali terjadi ini, jelas dia, menyisakan kesulitan tersendiri bagi pihak kepolisian.
Ungkapan ini dia dasarkan pada minimnya bukti-bukti pendukung ketika peristiwa tersebut berlangsung.
Sejauh Penyelidikan yang berjalan, sambungnya, rekaman kejadian yang terrekam di CCTV tidak begitu jelas.
“Kendalanya memang CCTV agk buram atau tidak terekam dengan jelas,” ungkap dia
“Mohon bersabar, Tim Tekab 308 sedang bekerja semoga secepatnya dapat terungkap,” timpal dia lagi.
Baca juga: Bupati Meranti Divonis 9 Tahun Penjara
Di sisi lain, Kepala Polresta Bandarlampung Kombes Pol Ino Harianto menyebut kendala yang muncul dalam peristiwa tersebut tidak menjadi alasan penghambat mengungkap kasus ini.
“Minimnya Saksi itu menjadi kendala, tapi itu bukan alasan kami untuk tidak bisa mengungkap kasus ini,” kata dia.






