KIRKA – Utut Adianto Wahyuwidayat titip calon mahasiswa masuk Fakultas Kedokteran Unila melalui Rektor Unila nonaktif, Karomani.
Hal ini diutarakan oleh Rektor Unila nonaktif, Karomani saat diperiksa sebagai saksi oleh JPU KPK di PN Tipikor Tanjungkarang.
Mengemukanya nama Utut Adianto Wahyuwidayat yang merupakan anggota DPR RI dan juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR periode 2019 hingga kini tersebut, dikarenakan Karomani menuliskan nama Pak Utut PDIP dalam catatan yang disita penyidik KPK.
Karomani menerangkan tulisan Pak Utut PDIP tersebut kepada JPU KPK atas statusnya sebagai saksi untuk persidangan dengan terdakwa Andi Desfiandi yang berlangsung pada 30 November 2022.
Berdasar pada apa yang mengemuka di persidangan, JPU KPK memamerkan Barang Bukti Nomor 2 yakni tulisan tangan Karomani.
Tulisan Karomani itu memuat sejumlah nama calon mahasiswa baru titipan berikut dengan penitipnya untuk bisa mengikuti dan lulus Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMM PTN) di Unila untuk tahun 2022.
Baca juga: Anggota DPR Utut Adianto Wahyuwidayat Penuhi Panggilan KPK
Menurut Karomani, catatan tulisan tangan yang ditanyakan JPU KPK itu merupakan titipan calon mahasiswa baru Unila untuk Fakultas Kedokteran.
”Itu rata-rata dari Fakultas Kedokteran,” kata Karomani menjelaskan catatan tangannya berisi 22 nama calon mahasiswa berikut penitip calon mahasiswanya.
”Coba saudara ingat, tulisan saudara ini, makanya saya wajib konfirmasi ini, sumber dari saudara. Satu saya bacakan. Nad*** Zaf*** Da*** Adiwiguna (nama calon mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Unila). Ini dalam kurung Pak Utut PDIP. Itu saudara tulis dalam kurung Pak Utut PDIP. Bagaimana saudara bisa menulis ini, bawaan pak Utut PDIP,” tanya JPU KPK kepada Karomani.
Karomani menerangkan bahwa Utut Adianto Wahyuwidayat suatu waktu menghubungi dirinya untuk menitipkan calon mahasiswa baru Unila melalui SMM PTN.
Titipan calon mahasiswa itu, menurut Karomani, ia sebut merupakan titipan dari staf Utut Adianto Wahyuwidayat.
”Karena pak Utut langsung WA (menghubungi via Whats App) saya. Menitipkan staf, saya tidak tahu staf ahli dia atau apa,” kata Karomani.
”Pak Utut itu di PDIP jabatannya apa?” tanya JPU KPK.






