Warganet berharap Prabowo restui Anies maju Pilpres 2024.
Namun, warganet tidak nyaman jika Prabowo setuju menjadikan KSAD Jenderal Dudung menjadi pengganti Andika Perkasa.
Analisis Drone Emprit menyebutkan Dudung menjadi tren negatif yang disematkan warganet bagi Prabowo. Sementara tren positif adalah Jenderal, Yudo, Mampu, dan Pemimpin.
Tren positif Ketua DPR RI Puan Maharani muncul dari sosok kepemimpinan dirinya sebagai perempuan politik, dan SolidBergerak.
Ismail Fahmi menyebutkan pembahasan tentang Puan Maharani sangat melonjak tajam sebanyak tiga kali selama November.
“Puncak pembahan terjadi pada 6 November, terutama didorong berbagai amplifikasi pernyataan-pernyataan Puan yang komentari berbagai isu terkini,” kata Fahmi.
Dia menjelaskan lonjakan tajam juga terjadi pada 9 November.
“Sebagian besar didorong amplifikasi dukungan pada Puan untuk menjadi Capres pada 2024 mendatang,” ujar dia.
Pada 21 November, lanjut Fahmi dalam utasnya, perhatian Puan terhadap korban gempa Cianjur cukup banyak diangkat publik.
“Terutama tentang permintaan membangun RS darurat, dan berbagai imbauan terkait pertolongan pada korban,” kata dia.
Analisis Drone Emprit terhadap pemberitaan dan perbincangan warganet menyebutkan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, diyakini bakal menjatuhkan pilihan ke Puan sebagai Capres 2024.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto.
Sementara, tren Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, relatif datar pada pemberitaan media online dan perbincangan media sosial.
“Pembahasan tentang Airlangga Hartarto relatif datar dengan dua kenaikan signifikan terlihat di pekan terakhir November,” kata Fahmi.
Pada 25 dan 29 November, kenaikan pembahasan didorong oleh amplifikasi kegiatan Airlangga dan berbagai kader Golkar di berbagai daerah.
“Bantuan Airlangga terhadap korban gempa Cianjur cukup tinggi diamplifikasi pada akhir-akhir November,” ujar dia.
Analisis Drone Emprit terhadap emosi Airlangga datang dari sukacita warganet terkait senyum bahagia anak-anak korban gempa Cianjur berkat trauma healing yang dibawa Yanti Airlangga.
Kepercayaan warganet pada Airlangga Hartarto adalah perannya dalam narasi ekonomi RI tumbuh tinggi.
Sementara, tren negatif yang disematkan kepada Airlangga Hartarto adalah Nyungsep.
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapatkan tren negatif dalam pemberitaan media online dan perbincangan media sosial.
Warganet menyematkan kata Radikal, Intoleran, AniesNasdemOut, pada Capres 2024 yang diusung Partai NasDem ini.
Sementara tren positif Anies Baswedan adalah Elektabilitas, Survei, Deklarasi, dan Melejit.
“Kunjungan Anies ke Medan pada 4 November menarik perhatian publik dan dipercakapkan hingga 6 November, dengan puncak percakapan terjadi pada 5 November,” jelas Fahmi.
Kehadiran Anies pada acara G20 juga menjadi buah bibir publik dengan puncak percakapan terjadi pada 14 November.
Baca Juga: Anies Baswedan Populer di Pemberitaan dan Media Sosial
Sementara, emosi warganet menunjukkan kemarahan terhadap Anies terkait perusakan tenda bantuan korban gempa Cianjur yang dilakukan oleh pendukung Anies, dan kebijakan Heru kontras dengan kebijakan Anies.
Pun demikian, kejutan justru datang dari mesin pencairan Google yang menampilkan Anies Baswedan sebagai “Gubernur Paling Berprestasi.”
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Pembahasan tentang AHY naik signifikan pada tiga kesempatan.
Pada 7 November, pembahasan tinggi salah satunya didorong rilis Litbang Kompas tentang elektabilitas PD.
Percakapan pada 17 November juga melonjak, salah satunya didorong berbagai serangan pada AHY dengan tagar semisal #AHYpolitikusGagal #AHYAsalBicara #SBYMangkrakAHYAsbun.
Ismail Fahmi menyebutkan hal itu sebagai respon atas berbagai kritik AHY pada Pemerintah yang disampaikan beberapa hari sebelumnya.
Di akhir November, pembahasan juga melonjak tajam, salah satunya didorong kunjungan AHY ke Australia.
Analisis emosi warganet menunjukkan kemarahan paling tinggi kepada AHY.
“Hujatan warganet kepada AHY yang dinilai tidak punya prestasi dalam dunia politik, selalu gagal berpolitik, dan berlindung di bawah nama orang tua (SBY),” kata Fahmi dalam utas Twitternya.
Tren positif AHY adalah Pemimpin, Mendunia, Perbaikan. Sementara, tren negatif dari warganet adalah HambalangMangkrak, DemokratKoruptor, AHYbaukencur.
“Naiknya elektabilitas AHY jadi harapan rakyat untuk pimpin negeri,” lanjut Fahmi.
Tren Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, meningkat setelah mendapatkan dukungan dari petinggi Partai Amanat Nasional (PAN).
“Pembahasan tentang Sandiaga Uno dengan jumlah mention mencapai lebih dari seribu terjadi sebanyak 4 kali,” kata Fahmi.
Pembahasan tentang wisata di Labuan Bajo menjadi pendorong utama pembahasan pada 6 November.
Protes atas kebijakan Sandiaga Uno di Labuan Bajo terlihat dominan.
“Dukungan pada Sandi untuk turut berlaga pada Pilpres 2024 mendatang terlihat sangat tinggi pada 23 November. Adalah dukungan petinggi PAN pada Sandi yang mendorong naiknya pembahasan tentang hal ini,” jelas dia.
Ismail Fahmi mengatakan hasil analisis Drone Emprit terhadap emosi warganet kepada Sandiaga Uno adalah kejutan terkait Sandiaga kaget dengan kisah tentang orang tua yang meninggal saat umrah.
Tren positif Sandiaga Uno pada perbincangan di media sosial adalah Pendobrak, Peraih, dan Pejuang.
Harapan warganet pada Sandiaga Uno adalah menjadikan Festival Nanas Madu Pemalang 2022 sebagai destinasi wisata.






