Menu
Precision, Actual & Factual

Polisi Dalami Kasus Mayat Di Ruang Laundry RS Milik Pemkot Balam

  • Bagikan
Jasad Korban Suadi Maulana yang ditemui di ruang laundry RS A Dadi Tjokrodipo. Foto Istimewa

KIRKA.CO – Petugas sempat dibuat kaget atas ditemukan mayat dalam kantung plastik warna kuning, diruangan laundry RSUD A Dadi Tjokrodipo (RSUD ADT), Senin pagi (22/03). Ternyata mayat dalam plastik kuning adalah Suaidi Maulana (49) ditemukan sudah tidak bernyawa dan bersimbah darah.

Menurut kakak korban Zainabun (52), setelah mengetahui informasi tentang adiknya, dia segera datang ke RS Bhayangkara Polda Lampung.

Saya setelah mendapatkan kabar yang menimpah Suadi tewas langsung ke RS Bhayangkara, disana jenazah Suaidi sedang diotopsi untuk menemukan penyebab pasti meninggalnya korban,” ujar Zainabun.

“Saya dihubungi kakak ipar Saya, tadi pagi. Dikabari soal ini, kemudian langsung dijemput kakak ipar Saya dirumah lalu langsung ke rumah sakit,” imbuhnya.

Dia mengatakan, korban telah menikah dan memiliki tiga orang anak perempuan dan masih terlihat di sekitar rumah sakit pada Sabtu malam kemarin.

Zainabun juga mengatakan, pihaknya memutuskan melakukan visum lantaran korban ditemukan meninggal dalam kondisi yang tidak wajar. Terlebih, ditemukannya luka di tubuh korban.

“Saya memang belum melihat jenazah, tapi kepolisian bilang kalau meninggalnya tidak wajar dan ada luka dibagian tubuh adik saya,“ tandasnya.

Ditempat terpisah, Kapolsek Telukbetung Selatan, Kompol Hari Budianto mengatakan memberikan penjelasan para pewarta Kirka.co, untuk saat ini kepolisian masih menunggu hasil visum guna menentukan penyebab kematian korban.

Namun, pihaknya belum dapat mengetahui motif dari kasus tersebut. “Didugaan dibunuh atau tidak kami masih belum bisa menyimpulkan karna kami masih menunggu hasil dari otopsi,“ tandasnya.

Petugas juga masih melakukan penyelidikan yang mendalam bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandarlampung. Dia juga mengatakan, ada bekas jeratan di bagian leher korban.

“Saat ditemukan, korban terikat di bagian leher. Kita masih mencari tahu apakah korban meninggal karena kehabisan oksigen atau terdapat luka dalam,“ pungkas Kapolsek TBS.

Tom Saputra

  • Bagikan