Menu
Precision, Actual & Factual

Pengemplang Pajak Ida Laila hanya Divonis 20 Bulan Penjara

  • Bagikan
Terdakwa Pengemplang Pajak Kopi Ida Laila. Foto Dok Kejari Tanggamus

KIRKA.COIda Laila, seorang terdakwa perkara pengemplangan pajak kopi Kabupaten Tanggamus senilai Rp10 miliar, akhirnya hanya divonis penjara selama 20 bulan, dengan dikenakan denda sebesar Rp20 miliar lebih.

Vonis tersebut dibacakan oleh Majelis Hakim pada hari Kamis lalu 10 Juni, yang menyatakan terdakwa Ida Laila telah terbukti bersalah melanggar Pasal 39 Ayat (1) huruf i Undang-undang Perpajakan, juncto Undang-undang nomor 9 Tahun 1994 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan.

Juncto Undang-undang Nomor 16 Tahun 2000 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan juncto Undang-undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang perubahan ketiga atas Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang ketentuan umum dan tata cara Perpajakan.

Juncto Undang-undang nomor 16 Tahun 2009 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-undang nomor 5 Tahun 2008 tentang perubahan ke-empat atas Undang-undang nomor 6 Tahun 1983 tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan menjadi Undang-undang.

Tangkapan Layar SIPP PN Kota Agung, Terkait Vonis Hukuman Majelis Hakim Kepada Terdakwa Ida Laila, Dalam Persidangan Perkara Perpajakan. Foto Eka Putra

Dengan vonis penjara satu tahun dan delapan bulan serta denda sebesar total Rp20.134.084.376 (Dua puluh milyar seratus tiga puluh empat juta delapan puluh empat ribu tiga ratus tujuh puluh enam rupiah), subsidair empat bulan penjara.

Diketahui pada perkara ini, Ida Laila merupakan seorang yang berstatus sebagai Ketua sekaligus pengurus Kelompok Usaha Bersama Rendingan, yang telah sengaja tidak melakukan penyetoran ke Negara setelah melakukan pemungutan pajak kopi untuk Januari 2016 sampai Desember 2018 dari Empat perusahan, yakni PT. Nestle Indonesia, PT. LCD Trading, PT. Torabika Eka Semesta dan PT. Olam Indonesia.

  • Bagikan