“(Menginstruksikan jajarannya untuk mengimbau) Masyarakat di pesisir pantai agar dan harus waspada dan tahu jalur evakuasi,” ungkap Hendro.
Erupsi yang terjadi pada GAK ini ia sebut tidak boleh dipandang sebelah mata. Upaya semaksimal mungkin, lanjut dia, akan dilakukan demi mengantisipasi dan meminimalisir jatuhnya korban apabila terjadi bencana.
Berdasarkan laporan PVMBG pada 5 Februari 2022 pukul 05.32 WIB, telah disimpulkan bahwa tingkat aktivitas GAK telah berada pada level II (Waspada).
Baca Juga : Kapolda Lampung Pantau Perayaan Imlek 2022
“(Telah) Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Sabtu, 05 Februari 2022, pukul 05:32 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1500 m di atas puncak (± 1657 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 58 mm dan durasi 282 detik,” demikian laporan PVMBG yang disampaikan lewat akun Twitter @PVMBG_.






