Baca juga: Kadis PMD Lampung Utara Didakwa Terima Rp25 Juta
Janji Pak Kajati adalah, saya akan mencoba membantu, saya akan coba membantu untuk mengeluarkan dari Tahanan.
Saya bilang perkara ini jalan terus Pak Jaksa Agung, saya nggak pernah intervensi. Tapi jangan ditahan, kasihan. Sampai sekarang masih ditahan.
Pak Kapolda yang baru pak, begitu saya bilang ‘ini dealnya bubar, saya udah bunyi diam-diam ternyata tiba-tiba Jaksa begitu, kita bongkar-bongkaran lah’.
Pak Kapolda apa katanya? ‘Ok bang, saya turunkan Propam hari ini juga’. Polisinya sudah diperiksa.
Janji Kajati adalah, Jaksanya yang nerima uang mau diperiksa, sampai sekarang nggak diperiksa.
Bahkan seolah-olah, ‘ini Arteri ngurusin gini dapat duit apa enggak?’ Kan kurang ajar Pak.”
Baca juga: 2 Terdakwa Korupsi Dinas PMD Lampung Utara Kirim Surat ke Jaksa Agung
Demikian ungkapan Arteria Dahlan hingga membuat Jaksa Agung bakal tegur Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nanang Sigit Yulianto.
Arteria Dahlan berharap pengemban jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi di seluruh Indonesia harusnya dijabat oleh sosok Jaksa yang muda.
”Pak Jaksa Agung, kalau boleh, nanti Kajati Kajati itu jangan yang udah mau pensiun dijadikan Kajati. Jadi kita punya prospek, ada pak Ketut [Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana] masih muda.
Jadi, mereka itu membangun visi Kejaksaan yang kedepan, jangan yang udah mau pensiun.
Kerjaannya begini Pak,” kata Arteria sambil memperagakan orang sedang merangkul.
”Siap, siap,” kata Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin.
Baca juga: Didakwa Korupsi PMD Lampung Utara, Abdurahman Wacana Surati Jaksa Agung






