KIRKA – Elektabilitas Prabowo Subianto dan Erick Thohir di Pilpres 2024 paling moncer berdasarkan survei nasional Poltracking Indonesia.
Elektabilitas Prabowo Subianto dan Erick Thohir berhasil mengalahkan 20 tokoh nasional yang digadang-gadang sebagai capres dan cawapres di Pemilu 2024.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda AR, mengatakan pada simulasi 20 nama capres, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan masih unggul dibandingkan nama-nama lainnya.
“Prabowo Subianto memeroleh elektabilitas sebesar 28.8%, disusul Ganjar Pranowo 27.5%, dan Anies Baswedan 19.3%,” ujar Hanta dalam konferensi pers secara daring pada Jumat (28/4/2023).
Nama berikutnya adalah Ridwan Kamil (3.0%), Agus Harimurti Yudhoyono (2.8%), Erick Thohir (2.3%), Sandiaga Uno (1.7%), Andika Perkasa (1.6%), Ahmad Heryawan (1.3%), Mahfud MD (1.2%), dan nama capres lain di bawah satu persen.
Kemudian, pada simulasi tiga nama capres, tren elektabilitas Prabowo Subianto sangat kompetitif dengan Ganjar Pranowo.
Elektabilitas Prabowo Subianto (33.0%), Ganjar Pranowo (31.1%), Anies Baswedan (22.4%).
“Posisi ketiga capres ini sangat dinamis dan kompetitif, mengingat pergerakan tren ketiganya sangat fluktuatif, terutama Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo,” kata Hanta.
Menurut Hanta, variabel cawapres menjadi sangat penting dalam mendongkrak perolehan suara.
Elektabilitas Prabowo Subianto-Erick Thohir paling moncer di Pilpres 2024 jika dipasangkan sebagai capres dan cawapres dibandingkan pasangan lainnya.
Pada simulasi 20 calon wakil presiden, Erick Thohir memeroleh elektabilitas sebesar (16.3%), Sandiaga Uno (14.8%), Ridwan Kamil (12.2%), Agus Harimurti Yudhoyono (7.2%), Mahfud MD (6.5%).
Khofifah Indar Parawansa (6.1%), Puan Maharani (3.4%), Airlangga Hartarto (2.9%), Muhaimin Iskandar (2.5%), Tri Rismaharini (2.2%), Andika Perkasa (2.0%), Ahmad Syaikhu (1.9%), dan nama cawapres lain di bawah satu persen.
“Pada simulasi 10 nama cawapres, tidak jauh berbeda, hanya tiga nama yang berhasil menembus angka dua digit dan cukup kompetitif,” jelas Hanta.
Yakni Erick Thohir (17.1%), Sandiaga Uno (15.5%), Ridwan Kamil (13.5%).
Baca Juga: Prabowo-Erick Capres dan Cawapres Potensial di Pemilu 2024
Berdasarkan tren elektabilitas partai politik, hanya Partai Gerindra yang relatif mengalami kenaikan.
Sementara, PDIP, NasDem, PKB, Golkar, Demokrat, PKS, PPP, PAN, dan Perindo relatif stabil.
Poltracking Indonesia merilis temuan survei nasional yang dilakukan pada bulan Februari, Maret, April 2023.
Populasi survei menyasar 1.220 responden, Warga Negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.
Survei wawancara dilakukan dengan metode multistage random sampling, margin of error ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95%.






