Kirka – Inovasi teknologi olahraga (sport science) terus digenjot Program Studi Rekayasa Keolahragaan Institut Teknologi Sumatera (ITERA).
Teranyar, prodi ini mengembangkan Boxingcue Timer, perangkat pintar yang dirancang untuk memangkas ketergantungan pelatih pada stopwatch manual saat sesi latihan.
Dosen Prodi Rekayasa Keolahragaan ITERA, Erni Amalia Lestari, mengungkapkan alat ini lahir dari kebutuhan riil di lapangan.
Seringkali, konsentrasi pelatih terbelah antara mengoreksi teknik atlet dan memantau durasi waktu.
“Lewat Boxingcue Timer, ritme latihan berjalan otomatis sesuai setelan waktu yang diinginkan.
“Pelatih tak perlu lagi bolak-balik melirik jam, sehingga mata dan pikiran bisa fokus penuh pada materi dan koreksi gerakan atlet,” terang Erni, dilansir pada Kamis, 12 Februari 2026.
Sebagai mantan petinju putri andalan Lampung, Erni paham betul urgensi efisiensi dalam latihan.
Menurutnya, perangkat ini didesain fleksibel. Meski bernama Boxingcue, alat ini aplikatif untuk hampir seluruh cabang olahraga (cabor) yang menggunakan limit waktu sebagai basis latihannya.
Saat ini, tim Rekayasa Keolahragaan ITERA tengah melakukan uji fungsi riil melalui skema Praktik Kerja Masyarakat.
Fase ini menjadi krusial untuk mengukur akurasi, durabilitas, dan efektivitas alat dalam situasi latihan yang sebenarnya.
“Kami sengaja langsung mempraktikkannya bersama atlet sembari memantau kinerjanya. Evaluasi terus dilakukan untuk menyempurnakan teknisnya,” imbuh dia.
Erni optimistis, jika tahap uji coba ini sukses, Boxingcue Timer memiliki potensi besar untuk diproduksi secara massal.
“Harapan kami, ke depan alat ini bisa menjadi standar baru yang memudahkan para pelatih dalam mencetak atlet berprestasi, tanpa terganggu hal-hal teknis di pinggir lapangan,” pungkasnya.






