APH, Hukum  

Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin dan Oknum Polri Terseret Pusaran Perkara Korupsi Unila

Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin dan Oknum Polri Terseret Pusaran Perkara Korupsi Unila
Barang Bukti berisi informasi tentang daftar nama calon mahasiswa baru Unila diduga titipan yang mencantumkan beberapa nama pengusul yakni Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin. Foto: Arsip KIRKA.CO.

Baca juga: Jaksa KPK Kembali Singgung Soal Bagi-bagi Jatah Proyek di Unila

Adapun BB yang ditampilkan Jaksa KPK sepanjang persidangan tersebut didominasi dokumen berisi daftar nama calon mahasiswa baru Unila diduga titipan sejak tahun 2020 sampai tahun 2022.

Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin sebagaimana diketahui dicatat dalam salah satu BB sebagai pengusul untuk calon mahasiswa baru Unila diduga titipan yang bernama Rahma Alia Putri.

Rahma Alia Putri dicatat dalam BB tersebut akan mengikuti Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di Unila untuk Prodi Kedoteran dengan Nomor Peserta: 121191060275.

Rahma Alia Putri tercatat sebagai calon mahasiswa baru Unila diduga titipan pada urutan ke 33 dari total 39 nama yang tertera dalam BB tersebut.

Selain Rahma Alia Putri, terdapat pula calon mahasiswa baru Unila diduga titipan bernama Nabilah Balqis.

Baca juga: Profil Hasbi Hasan di Pusaran Kasus Pengurusan Perkara yang Disorot KPK: Sekretaris MA hingga Guru Besar Unila

Nabilah Balqis diduga merupakan calon mahasiswa baru Unila dan nama pengusulnya adalah Kapolresta Bandar Lampung, Yan Budi Jaya.

Selain itu, terdapat juga calon mahasiswa baru Unila diduga titipan bernama Nadia Alya Maharani.

Adapun nama pengusul untuk calon mahasiswa baru Unila diduga titipan itu ialah Kapolsek Pringsewu, Atang Samsuri.