Terbagi 3 Zona, Adu Gengsi 5 Kabupaten Awali 55 Partai Panas Sirkuit IPSI Lampung

Terbagi 3 Zona, Adu Gengsi 5 Kabupaten Awali 55 Partai Panas Sirkuit IPSI Lampung
Ilustrasi pesilat saat bersiap berlaga. Tahun ini, seluruh rangkaian Sirkuit Pencak Silat IPSI Lampung 2026 ditarik ke ibu kota provinsi dan dipusatkan di Padepokan Pahoman. Foto: Arsip KONI/Kirka/I

Kirka – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Lampung resmi memutar Sirkuit Pencak Silat yang kini dipusatkan sepenuhnya di Bandarlampung, dengan membagi peta persaingan ke dalam tiga zona wilayah.

Fase pembuka (Zona 1) akan menjadi panggung adu gengsi bagi 64 atlet dari lima kabupaten.

Mulai Jumat hingga Senin (29 Mei–1 Juni 2026), sebanyak 55 partai pertandingan siap digelar di Padepokan IPSI Lampung, kawasan Pahoman.

Kelima daerah yang bertarung pada putaran perdana tersebut meliputi Lampung Tengah, Lampung Utara, Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat.

Rinciannya, terdapat 40 pesilat putra serta 24 putri yang berambisi merebut tiket menuju babak Grand Final pada September mendatang.

Sekretaris IPSI Lampung, Riagus Ria, menjelaskan perhelatan sirkuit kali ini membawa perubahan mendasar pada sistem kompetisi.

Jika edisi sebelumnya babak kualifikasi berjalan secara maraton menyambangi masing-masing kabupaten peserta, seluruh laga kini ditarik ke ibu kota provinsi.

“Sirkuit kami pusatkan di satu tempat. Tidak lagi digelar dengan format laga tandang di daerah yang berbeda.

“Mulai dari zona 1, 2, dan 3, hingga putaran final nanti, semuanya murni bertanding di Padepokan IPSI Lampung,” kata Riagus, Kamis, 28 Mei 2026.

Menyikapi sentralisasi arena tersebut, panitia penyelenggara telah mengantisipasi kebutuhan logistik kontingen.

Pihak IPSI menjamin kenyamanan dengan menyediakan fasilitas mes atau penginapan khusus bagi para atlet selama bertanding di Bandar Lampung.

Usai pertarungan Zona 1 rampung, agenda akan langsung berlanjut menatap persaingan Zona 2 dan 3 sepanjang bulan Juni.

Zona 2 bakal mempertemukan utusan dari Kota Bandarlampung, Metro, Lampung Selatan, Pesawaran, serta Pringsewu.

Sementara itu, perebutan tempat di Zona 3 akan mempertemukan para pesilat dari Waykanan, Tulang Bawang, Tulangbawang Barat, Mesuji, bersama Lampung Timur.

Nantinya, seluruh kampiun dari masing-masing zona akan saling berhadapan pada laga puncak.

“Kami menaruh harapan besar pelaksanaan bulan depan bisa diikuti seluruh pesilat terbaik dari setiap kabupaten dan kota.

“Target utamanya agar sirkuit berjalan lancar dan sasaran penjaringan prestasi benar-benar tercapai,” pungkas Riagus.