Kirka – Pengurus Provinsi (Pengprov) Perpani Lampung menjadwalkan seleksi pemanah muda bertajuk Sekolah Bersama pada 2 Juli mendatang.
Agenda pencarian bakat tersebut menjadi langkah krusial daerah dalam menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior, sekaligus menata fondasi tim menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2032.
Ketua Perpani Lampung, Fahrul Rozi, menjelaskan bahwa sistem seleksi terpusat bertujuan menyaring atlet potensial secara objektif.
Target utamanya adalah mewujudkan pemerataan kualitas pembinaan di tingkat kabupaten dan kota, sehingga kekuatan kontingen tidak hanya bertumpu pada satu wilayah tertentu.
Pengalaman bertanding, menurut Fahrul, merupakan elemen vital yang harus terus diasah demi mengukur hasil latihan harian.
“Kami akan meningkatkan kualitas pembinaan melalui keikutsertaan atlet di berbagai kejuaraan.
“Dalam waktu dekat juga akan digelar kejuaraan khusus sebagai bagian dari program pembinaan,” katanya usai beraudiensi dengan jajaran KONI Lampung, Jumat, 26 Juni 2026.
Selain fokus pada agenda nasional terdekat, pengurus juga sepakat menggenjot intensitas kompetisi lokal.
Perhelatan seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) akan dimaksimalkan sebagai sarana pemetaan bakat dan evaluasi teknis para pemanah.
Pematangan atlet sejak dini sangat mendesak mengingat Lampung bersama Banten diproyeksikan menjadi tuan rumah PON 2032.
Status sebagai calon penyelenggara menuntut persiapan matang agar kontingen daerah mampu bersaing merebut medali, bukan sekadar tampil sebagai peserta di rumah sendiri.
Guna merealisasikan target panjang tersebut, bidang pembinaan prestasi Perpani Lampung kini mulai intensif memantau perkembangan peta kekuatan dari provinsi lain.
Koordinasi antar-pengurus juga terus diperkuat guna memastikan seluruh tahapan program berjalan sesuai rencana.
“Kami optimistis bisa mempersiapkan atlet secara maksimal. Semua lini terus berkoordinasi agar Lampung benar-benar siap menyambut PON 2032,” pungkas Fahrul.






