Kirka – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung mulai mengetatkan pengawasan terhadap kesiapan atletnya menuju ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, turun langsung menginspeksi porsi latihan fisik cabang olahraga akuatik dan selam di kawasan PKOR Way Halim, Bandarlampung, Selasa, 30 Juni 2026.
Langkah turun gelanggang tersebut diambil guna memastikan ketahanan stamina kontingen Sang Bumi Ruwa Jurai benar-benar siap tempur.
Di lokasi pemusatan latihan, Riagus mengamati ketatnya intensitas program kebugaran yang tengah dijalani para perenang.
Menu latihan keras berupa angkat beban hingga peningkatan kapasitas paru-paru menjadi sajian wajib.
Targetnya jelas, mendongkrak daya tahan, kelincahan, dan kekuatan otot sebagai bekal utama di kolam renang.
Menurut Riagus, kematangan teknik mutlak harus berbanding lurus dengan daya tahan tubuh.
Faktor fisik dinilai menjadi penentu utama agar perenang daerah tidak kedodoran saat berhadapan dengan lawan-lawan tangguh dari provinsi lain.
“Kita melihat langsung persiapan atlet akuatik yang diproyeksikan menuju PON mendatang.
“Kondisi fisik harus benar-benar matang agar mereka mampu bersaing di level nasional,” ujar Riagus.
Jajaran pengurus menaruh harapan besar pada konsistensi atlet dalam mematuhi kurikulum garapan tim pelatih.
Latihan keras yang berjalan reguler diproyeksikan tidak hanya membentuk fisik baja, tetapi juga menebalkan mental serta rasa percaya diri saat jadwal pertandingan tiba.
Sebagai tindak lanjut pembinaan, KONI menjadwalkan agenda pemantauan berkala ke seluruh sentra latihan cabang olahraga.
Evaluasi lapangan secara maraton bakal terus dieksekusi demi menjaga asa membawa pulang kepingan medali emas dan mengamankan peringkat Lampung di ajang multi event empat tahunan tersebut.






