KIRKA – Pemeriksaan Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar rampung dilakukan oleh Tim Penyidik Subdit V Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada 11 Oktober 2023 kemarin.
Keponakan Menteri Pertanian nonaktif Syahrul Yasin Limpo itu diperiksa selama kurang lebih 7 jam.
Irwan Anwar diperiksa dalam Penyidikan dugaan pemerasan yang diduga dialami oleh Syahrul Yasin Limpo.
Terduga pemerasnya adalah Pimpinan KPK -yang sampai saat ini belum diungkapkan identitas persisnya.
Dugaan pemerasan tersebut diduga berkolerasi dengan pengusutan KPK atas dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian.
Belakangan, Syahrul Yasin Limpo ditetapkan sebagai Tersangka sejak 26 September 2023 dan diumumkan resmi pada 11 Oktober 2023 kemarin oleh KPK.
Baca juga: Perkara Pimpinan KPK Memeras Berstatus Penyidikan Polri
Pemeriksaan Kapolrestabes Semarang selama 7 jam itu diungkapkan Direktur pada Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.
”Sudah selesai, sekira pukul 22.30 WIB, pemeriksaan sekitar 7 jam, ” kata Ade Safri Simnajuntak kemarin.
”Beliau diperiksa dalam kapasitas saksi di tahap penyidikan, beliau baru diperiksa hari ini,” lanjutnya.
Sampai 11 Oktober 2023, Penyidik Subdit V Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya disebutnya telah memeriksa 11 orang Saksi Terperiksa.
“Total sudah ada 11 orang saksi yang sudah diperiksa di tahapan Penyidikan,” terang Ade Safri.
Penyidikan dugaan pemerasan yang diduga dilakukan Pimpinan KPK ini diketahui bermula dari Pengaduan Masyarakat atau Dumas pada Agustus 2023 lalu.
Baca juga: Kabar Pimpinan KPK Memeras Dibantah Firli Bahuri
Dalam perjalanannya, per 6 Oktober 2023 penanganan perkara tersebut ditingkatkan ke tahap Penyidikan.
Dugaan Pimpinan KPK memeras Syahrul Yasin Limpo sejauh ini telah dibantah oleh Ketua KPK Firli Bahuri.
Namun begitu, foto pertemuan antara Firli Bahuri dan Syahrul Yasin Limpo di lapangan bulutangkis beredar.
Firli Bahuri mengaku bahwa pertemuan tersebut berlangsung pada Maret 2020 lalu dan ketika itu katanya, Syahrul Yasin Limpo belum berperkara di KPK.
Meski telah dibantah, Firli Bahuri kemudian dilaporkan ke Dewas KPK atas beredarnya foto tersebut.
Terbaru Dewas KPK telah memulai penelusuran atas laporan tersebut.






