Hukum  

KPK Mudah Melacak Identitas Orang Tua Mahasiswa Unila Diduga Kategori Titipan Jalur SBMPTN

Identitas Orang Tua Mahasiswa Unila Diduga Kategori Titipan Jalur SBMPTN
Tampilan aplikasi yang bisa melacak identitas orang tua para mahasiswa yang mendaftar ke Unila melalui SBMPTN saat dipamerkan di PN Tipikor Tanjungkarang pada 28 Maret 2023. Terlihat nama Jasmine Putri Nabila berkaitan dengan titipan Mahfud Santoso. Foto: Arsip KIRKA.CO.

KIRKAKPK mudah melacak identitas orang tua mahasiswa Unila diduga kategori titipan jalur SBMPTN.

Hal itu dapat dilakukan berkat bantuan seorang dosen Departemen Sistem Informasi pada Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) bernama Radityo Prasetianto Wibowo.

“Iya, memang kewajiban kita memberikan. KPK minta, pasti kita kasih. Pokoknya semua yang berkaitan dengan SBMPTN, KPK sudah pegang semua. Semoga semakin lancar.

KPK sudah punya, sak (sekaligus) aplikasinya sudah punya.

(Kalau mau lacak identitas orang tua mahasiswa Unila pendaftar jalur SBMPTN bisa?) Bisa, bisa. KPK bisa,” ungkap Radityo Prasetianto Wibowo saat diwawancarai di PN Tipikor Tanjungkarang pada 28 Februari 2023 kemarin.

Baca juga: Mahfud Santoso Dan Hubungannya Dengan Surat Dakwaan Jaksa KPK Perkara Unila

Radityo Prasetianto Wibowo sebagaimana diketahui dihadirkan sebagai saksi untuk dimintai keterangannya dalam persidangan perkara korupsi yang menjerat mantan Rektor Unila, Karomani dkk.

Karomani dkk sebagaimana diketahui menjalani agenda persidangan pembacaan surat dakwaan dari Jaksa KPK pada 10 Januari 2023 kemarin.

Dalam dakwaannya, Jaksa KPK mendakwa bahwa Karomani dkk telah menerima suap dan gratifikasi berupa uang dari orang tua penitip calon mahasiswa yang mendaftarkan anaknya melalui jalur SBMPTN dan SMMPTN selama Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) berlangsung di Unila sejak tahun 2020 hingga 2022.

Sepanjang proses persidangan berjalan, penerimaan suap dan gratifikasi yang didakwakan Jaksa KPK digunakan salah satunya untuk membiayai pembangunan Gedung Lampung Nahdliyin Center (LNC).

Gedung LNC ini dibangun berdasarkan inisiasi dari Karomani pada tahun 2021 lalu.

Baca juga: Mahfud Santoso Ngaku Punya 30 Lebih Calon Mahasiswa Unila Titipan, 10 Untuk Fakultas Kedokteran