Menu
Precision, Actual & Factual

Kejati Wajib Publikasikan Penanganan Korupsi Di Lampung

  • Bagikan
Gedung Kejaksaan Tinggi Lampung. Sumber Net/Istimewa

KIRKA.CO – Kejati Lampung melalui Kasipenkum Kejati Andre W Setiawan membagi informasi pada awak media melalui pesan WhatsApp tentang kegiatan pemeriksaan dugaan korupsi benih jagung yang sejak beberapa bulan lalu disidik.

Selamat Sore Rekan2 Jurnalis utk Info Kegiatan pemeriksaan tahap penyidikn Pidsus hari ini tanggal 4 Maret 2021 :

1. E S ( Dinas Tanaman Pangan Provinsi Lampung)
2. SR ( Dinas Tanaman Pangan Provinsi Lampung)
3. SM ( Dinas Tanaman Pangan Provinsi Lampung)
4. M ( Dinas Tanaman Pangan Provinsi Lampung)
Ke empat Saksi berstatus ASN tsb merupakn saksi dlm Penydikan Benih Jagung.

Dum

Menanggapi kinerja Kejari dan Kejati Lampung dalam publikasi proses Penyelidikan dan Penyidikan kasus dugaan TPK di Lampung, Ketua LSM Pematank Suadi Romli angkat bicara, menyampaikan pada KIRKA.CO melalui sambungan telpon.

“Dalam kegiatan Penyelidikan dan Penyidikan Kejati Lampung harus mencontoh Kejagung dong, Mereka gencar melakukan publikasi melalui medsos dan mengirim rilis tiap hari secara masif ke media massa, agar publik tahu dan inilah bentuk pertanggungjawaban pada publik kinerja Kejagung,” jelasnya.

“Tindak Pidana Korupsi (TPK) adalah Extra Ordinary Crime yang kita sama-sama pahami, yang dicuri adalah uang negara lho. Uang negara hasil dari Pajak Rakyat, jadi publik harus diberi tahu dan dilibatkan agar publik perduli dan waspada,” ujar Suadi Romli melanjutkan.

“Tolong contoh itu Kejagung yang masif kasih info ke publik setiap proses penyidikannya, contoh Kasus Jiwasraya dan Asabri. Kami minta Jaksa Agung menegur Kejati Lampung agar terbuka dalam proses penanganan perkara yang melibatkan Pejabat di Lampung. Dari soal Penyidikan Dinas Binamarga Lampung, Benih Jagung, hingga BUMD Lampung Jaya Utama,” tegas Ketua LSM Pematank.

“Kalau enggak siap transparan sebagai Pejabat Publik Penegak Hukum di Lampung ya mundur aja Bos,” pungkasnya, Kamis sore (04/03).

Ditempat terpisah Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak melalui pesan WhatsApp memberikan respon atas pernyataan LSM Pematank pada KIRKA.CO, Kamis (04/03) pukul 19.10 Wib.

“Terimakasih atas informasinya segara akan Kami sampaikan,” ujar Leonard.

Selanjutnya ketika diminta tanggapan mengenai kinerja publikasi Kejati Lampung dalam soal dugaan TPK bisa mencontoh kerja Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak juga memberikan konfirmasi.

“Mohon maaf Pak sedang Kami dorong teman-teman untuk Pemberitaan, terimakasih Pak atas informasinya,” pungkasnya.

Sebelumnya pewarta KIRKA.CO pada hari Selasa (02/03) bertanya melalui pesan singkat WhatsApp pada Kasidik Pidsus Kejati Lampung Rolando Ritonga perihal progres penyidikan benih jagung, sudahkah memanggil Saksi IM dalam rangkaian penyidikan.

Dalam menjawab pertanyaan yang disampaikan KIRKA.CO, Rolando memberikan respon Selasa (02/03) malam pukul 21.48 Wib.

“Kalau untuk dimasukin berita statemen Penkum aja…lagi gak boleh banyak ngomong.. hehehe,” ujarnya.

“Biar nanti Penkum yang nanya ke Kita. Nanti Penkum meneruskan jawaban ke temen-temen (wartawan, red),” pungkasnya.

 

Catatan Redaksi Sesuai Pedoman Media Siber, Kami akan melakukan revisi terbatas pada produk jurnalistik ini, bila sudah mendapatkan konfirmasi dari Jampidsus dan Jambin Kejaksaan Agung RI dalam menanggapi kinerja membuka ke publik progres Penyelidikan dan Penyidikan di Kejati Lampung.

  • Bagikan