KIRKA – Jaksa Agung soroti Joki CPNS di Lampung, yang berhasil ditangkap oleh Tim PAM SDO Intelijen Kejaksaan Tinggi Lampung, Senin 13 November 2023.
Baca Juga: Jadi Joki Tes CPNS Kejaksaan, Seorang Wanita di Lampung Ditangkap
Melalui rilis yang disiarkan oleh Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, pada Selasa 14 November 2023. Jaksa Agung ST Burhanuddin angkat bicara.
Dirinya turut menanggapi adanya indikasi perbuatan curang oleh oknum Peserta, dalam tes CPNS Kejaksaan 2023, yang dilaksanakan di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Lampung.
Dimana dalam rilisnya tersebut, secara tegas ia menyampaikan, tidak akan segan untuk menindak tegas terhadap pihak internal Kejaksaan, jika nantinya didapati turut terlibat dalam praktik perjokian itu.
“Kejaksaan menerima pegawai-pegawai dengan SDM yang memadai. Jika ditemukan ada yang mengganggu proses penerimaan yang sedang berjalan, Saya tidak segan akan menindak tegas, termasuk jika ditemukan keterlibatan orang dalam atau pihak internal Kejaksaan,” tukasnya.
ST Burhanuddin juga menuturkan, demi menjada kondusifitas proses rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan di 2023 ini, pihaknya bakal melakukan pengawasan langsung.
Melalui tim internal pengawasan di bidang Intelijen, agar para SDM yang nantinya diterima benar-benar memiliki kualitas terbaik, untuk mengabdi pada Korps Adhyaksa.
“Kami akan menurunkan tim internal pengawasan di Intelijen agar proses rekrutmen berjalan dengan transparan dan objektif, guna mendapatkan SDM yang berkualitas dan unggul untuk menjadi Aparat Penegak Hukum,” tandasnya.
Baca Juga: 5 Kasus Korupsi Disidik Kejati Lampung
Untuk diketahui, pada tes penerimaan CPNS Kejaksaan 2023 kali ini, peserta yang mendaftar telah mencapai angka 214.207 (Dua Ratus Empat Belas Ribu Dua Ratus Tujuh).
Dari jumlah sebanyak itu, Jaksa Agung merasa akan ada celah-celah bagi para oknum untuk melakukan kecurangan, demi lolos di setiap tahapan penerimaan hingga dinyatakan diterima sebagai Pegawai Kejaksaan.
Maka ST Burhanuddin secara khusus turut mengimbau kepada masyarakat, agar lebih hati-hati dan jangan ada yang percaya, jika ada pihak yang mengaku dapat mengurus proses rekrutmen tersebut.






