Hukum  

Hakim Marah Karena NU Dijadikan Alasan di Balik Skandal Unila

Hakim Marah Karena NU Dijadikan Alasan di Balik Skandal Unila
Rektor Unila nonaktif, Karomani. Foto: Istimewa.

Edi Purbanus kemudian meminta Karomani menjelaskan apa kaitan dirinya sebagai Rektor Unila periode 2019-2023 dengan Nahdatul Ulama (NU).

”Terimakasih yang mulia, jadi memang saya sangat prihatin dengan NU karena tidak punya kantor. Kemudian saya bincang-bincang dengan beberapa teman, yang salah satunya komunitas NU, bagaimana kalau kita berkontribusi untuk gedung,” terang Karomani.

”Mumpung saudara jadi rektor?” tanya Edi Purbanus. ”Tidak saya sampaikan seperti itu,” timpal Karomani.

Mendengar jawaban itu, Edi Purbanus kesal. Dia tidak menyangka Karomani keliru menaruh rasa keprihatinannya.

Semestinya, bagi Edi Purbanus, Karomani harusnya mementingkan kepentingan Fakultas Kedokteran Universitas Lampung karena uang yang dikumpulkan untuk pembangunan gedung LNC juga bersumber dari sana.

”Sementara itu kemarin di sini, dekan fakultas kedokteran menyatakan ‘pak kami keberatan kuota, gedungnya sudah nggak muat, ruangan ini nya nggak muat. Kemarin memberikan keterangan di sini sebelum bapak memberikan keterangan.

Sampai tiga kali (dalam) satu tahun saudara rubah. Tiga kali itu kouta itu, pertama Januari, kemudian menjelang SBM PTN, kemudian yang ketiga menjelang SMM PTN. Tiga kali saudara rubah.

Jadi kalau yang saudara bangun itu laboratorium kedokteran, untuk ruang praktik, ruang komputer, ruangan kelas, kami masih nyambung,” tegas Edi Purbanus.