Golkar dan PSI Menjalin Kerja Sama di Pemilu 2024

Golkar dan PSI
Foto bersama di Kantor DPP Partai Golkar usai menerima kunjungan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan jajarannya pada 18 Oktober 2023 malam. Foto: Istimewa.

KIRKA – Partai Golkar dan Partai Solidaritas Indonesia atau PSI menyatakan telah menjalin kerja sama di Pemilu 2024 mendatang.

Hal ini menjadi pembahasan di kala Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan jajarannya mengunjungi Kantor DPP Partai Golkar pada 18 Oktober 2023.

Jalinan kerja sama antara Partai Golkar dan PSI ini dikemukakan oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto usai pertemuan tersebut dilangsungkan.

Menurut Airlangga Hartarto, pertemuan tersebut dipenuhi oleh para politikus Partai Golkar yang berstatus kepala daerah di beberapa wilayah dan rata-rata berusia di bawah 40 tahun.

”Saya hari ini menerima silaturahmi dari Partai Solidaritas Indonesia yang dipimpin Ketua Umumnya mas Kaesang beserta seluruh jajaran.

Tadi saya bicara dengan mas Kaesang, saya didampingi mereka yang U-40 atau under 40, usia di bawah 40 tahun.

Baca juga: Ketum PSI Kaesang Pangarep

Itu ada mas Roby [Roby Kurniawan Anshar], dia umurnya masih 30 tahun, Bupati Bintan.

Kemudian, mas Lindra [Aditya Halindra Faridzky], umurnya 31 tahun, ini Bupati Tuban,” katanya.

”Nah ini semua, memenuhi syarat sesuai dengan [putusan Nomor Perkara:90/PUU-XXI/2023] Mahkamah Konstitusi kemarin, untuk jadi Cawapres. Hehehe.

Kita berbicara, dan silaturahmi, dan bicara mengenai kerja sama untuk Pileg, Pilpres maupun untuk Pilkada,” terang dia lagi.

Ke depan, Partai Golkar dan PSI yang kini dipimpin oleh Kaesang Pangarep akan melakukan jalin kerja sama.

Kerja sama itu yang terbentuk nantinya akan dinamai Brother Party.

Baca juga: Prabowo Unggul di Pilpres 2024 Bila Dipasangkan dengan Gibran

Semula, sambungnya, kerja sama di antara Partai Golkar dan PSI diberi nama Sister Party karena ketika itu PSI dipimpin oleh Grace Natalie.

”Dan dalam kerja sama terkait Pileg, ada pembentukan fraksi. Partai Golkar menawarkan dan membentuk ‘Sister Party’ karena waktu itu Grace.

Tapi, karena Ketua Umum PSI sudah mas Kaesang, maka menjadi ‘Brother Party’,” bebernya.

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep tidak berkomentar banyak hal ihwal pertemuan tersebut. Sebabnya telah disampaikan seutuhnya oleh Airlangga Hartarto.

Namun begitu, dalam pertemuan tersebut dirinya mengaku lebih banyak bercanda karena dihadiri oleh politisi muda.

Kaesang Pangarep menegaskan bahwa PSI ingin belajar dari Partai Golkar dengan cara menjalin kerja sama untuk belajar tentang strategi pemenangan Pemilu 2024 mendatang.

Baca juga: Mahfud MD Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

”Di pertemuan tadi, suasananya sangat cair. Tadi membahas Bupati, Wali Kota dan beberapa legislatif dari Partai Golkar yang memang masih muda-muda.

Jadi kami dari PSI, ingin belajar dari Partai Golkar, mengenai strategi untuk bisa memenangkan Pemilu di 2024 nanti,” ucapnya.