Bangkitkan Kota Baru, KONI Lampung Hadirkan Kejuaraan Berkuda Memanah Skala Besar

Bangkitkan Kota Baru, KONI Lampung Hadirkan Kejuaraan Berkuda Memanah Skala Besar
Poster resmi Kejuaraan Ketahanan Berkuda dan Horsebow Ground Piala Ketua KONI Lampung 2026 yang siap digelar untuk meramaikan kawasan Kota Baru pada 26-27 Juni mendatang. Foto: Arsip KONI/Kirka/I

Kirka – Pengurus Provinsi (Pengprov) Pordasi Berkuda Memanah bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung siap menggelar kejuaraan berskala besar pada 26–27 Juni 2027 mendatang.

Kompetisi perdana yang memperebutkan Piala Ketua KONI tersebut akan dipusatkan di kawasan Kota Baru, Lampung Selatan, sebagai langkah pembinaan atlet sekaligus upaya menghidupkan kembali denyut aktivitas di wilayah setempat.

Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi pertandingan memiliki tujuan ganda.

Selain fokus pada pengembangan cabang olahraga unggulan, perhelatan tersebut dirancang khusus untuk memantik kunjungan masyarakat luas.

“Kegiatan sengaja difokuskan di sana untuk meramaikan Kota Baru melalui jalur olahraga.

“Kami berharap warga bisa hadir langsung menyaksikan unjuk sportivitas, keberanian, dan ketangkasan para peserta di arena,” ujar Taufik, Senin, 22 Juni 2026.

Menurutnya, frekuensi kompetisi yang rutin dan kompetitif merupakan kunci utama dalam proses pencarian bakat.

Taufik meyakini langkah semacam itu akan memperbesar peluang lahirnya atlet-atlet daerah berkualitas yang mampu bersaing, baik di level nasional maupun internasional.

Langkah strategis dari induk organisasi olahraga daerah tersebut mendapat apresiasi penuh dari Ketua Pengprov Pordasi Berkuda Memanah Lampung, Supendi.

Kehadiran piala bergengsi dari KONI dinilai sukses mendongkrak antusiasme para joki dan pemanah.

“Sebagai salah satu turnamen terbesar yang kami gelar, momen perebutan piala tersebut jelas menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi seluruh atlet serta komunitas pencinta kuda di daerah,” kata Supendi.

Guna mewadahi berbagai tingkat keahlian dan usia, panitia penyelenggara telah menyiapkan sejumlah nomor pertandingan spesifik.

Pada kategori Endurance (ketahanan), fisik kuda beserta ketangguhan joki akan diuji secara ketat melintasi rute sejauh 20 kilometer hingga jarak ekstrem 40 kilometer.

Sementara pada nomor Horsebow Ground atau panahan darat, persaingan dibagi secara proporsional.

Kelompok usia dini U-10 akan bertanding membidik sasaran dari jarak 10 meter, disusul kelas U-16 pada jarak 16 meter.

Adapun peserta tingkat dewasa ditantang menguji akurasi dari jarak 25 meter untuk kategori putri, serta 30 meter bagi kategori putra.