APH  

Laporan MAKI Soal Firli Bahuri Ditindaklanjuti Dewas KPK

Laporan MAKI Soal Firli
Laporan MAKI soal Ketua KPK Firli Bahuri atas dugaan pelanggaran Kode Etik dan Kode Perilaku Insan KPK ke Dewan Pengawas KPK telah ditindaklanjuti. Foto: Istimewa.

KIRKA – Laporan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia atau MAKI soal Ketua KPK Firli Bahuri atas dugaan pelanggaran Kode Etik dan Kode Perilaku Insan KPK ke Dewan Pengawas KPK telah ditindaklanjuti.

Laporan MAKI soal Firli Bahuri itu berkait dengan dugaan tidak jujur isi LHKPN dan dugaan bergaya hidup mewah yang dilaporkan secara resmi pada 7 November 2023 kemarin.

Anggota Dewan Pengawas KPK Syamsuddin Haris mengatakan aduan MAKI itu telah diklarifikasi kepada Firli Bahuri pada Senin, 20 November 2023 kemarin.

Menurut dia, Dewan Pengawas KPK telah menyatukan seluruh aduan terhadap Firli Bahuri, baik yang dilaporkan MAKI maupun Komite Mahasiswa Peduli Hukum.

Adapun aduan dari MAKI dan Komite Mahasiswa Peduli Hukum memiliki kesamaan, sama-sama terkait dengan peristiwa dugaan pemerasan oleh Pimpinan KPK yang diduga dialami oleh mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

”[Aduan MAKI] Dalam proses tindak lanjut. Semua pengaduan terkait FB [Firli Bahuri] kita satukan.

Baca juga: Dua Poin Aduan MAKI soal Firli Bahuri ke Dewas KPK

Jadi, sudah sekalian diklarifikasi juga kemarin [20 November 2023],” ungkap Syamsuddin Haris pada Selasa, 21 November 2023.

Firli Bahuri diketahui telah dimintai klarifikasinya oleh Dewan Pengawas KPK pada 20 November 2023 kemarin.

Sebelum memberikan klarifikasi itu, Firli Bahuri terlebih dahulu memberikan pernyataan lewat konferensi pers terkait dugaan Pimpinan KPK memeras SYL.

Dugaan terkait pemerasan oleh Pimpinan KPK kepada SYL ini juga tengah diusut di tingkat Penyidikan oleh Penyidik Gabungan dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Dittipidkor Bareskrim Polri.

Di Penyidikan itu, Firli Bahuri adalah satu-satunya Saksi Terperiksa berstatus sebagai Pimpinan KPK. Kurang lebih 20 orang Pegawai KPK pun turut diperiksa di kasus itu.

Firli Bahuri mengatakan bahwa dirinya merasa sedang mendapat serangan balik dari para koruptor.

Baca juga: Firli Bahuri Diadukan ke Dewas KPK Terkait Kepatuhan LHKPN

”Saya menyatakan di setiap kesempatan, bahwa saya tidak pernah melakukan Pemerasan kepada siapapun.

Dan saya juga tidak pernah terlibat terkait dengan suap menyuap dan gratifikasi kepada siapapun,” katanya pada 20 November 2023 kemarin.

Ungkapan Firli Bahuri ini diutarakan dia menyusul dirinya menjalani pemeriksaan di Gedung Bareskrim Polri pada 16 November 2023 kemarin.

Ketika itu, Firli Bahuri menutupi wajahnya dari sorotan kamera dan menghindari jurnalis saat hendak pulang dari Gedung Bareskrim Polri.

”Saya sadar ketika itu saya ditunggu oleh jurnalis media massa, dengan kesadaran bahwa saya adalah pejabat publik.

Tetapi juga saya sebagai manusia, terkadang butuh waktu untuk jeda terutama di situasi yang saya anggap abnormal yang tidak bisa saya jelaskan saat ini,” katanya.

Baca juga: MAKI Sarankan Polri Tangkap Firli Bahuri!