Tingginya Tingkat Pengangguran Terbuka di Bandarlampung Picu Penyakit Sosial

Tingkat Pengangguran Terbuka di Bandarlampung
Ilustrasi pencarian lowongan kerja. Foto: Istimewa.

KIRKA – Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Lampung mencatat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Bandarlampung Tahun 2022 mencapai angka 7,91 persen.

Hal ini sebagaimana dilihat KIRKA.CO dari situs BPS Provinsi Lampung atas data Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 2020-2022 pada 21 Agustus 2023.

Dengan catatan BPS itu, Kota Bandarlampung menduduki peringkat pertama atas Tingkat Pengangguran Terbuka di seluruh wilayah Provinsi Lampung.

Dari jenisnya, Pengangguran Terbuka dapat diartikan sebagai keadaan di mana seorang yang tidak bekerja masih berusaha mencari pekerjaan.

Adapun penyebabnya dikarenakan lowongan kerja tidak sesuai dengan latar belakang dan keterampilan pelamar atau timbul karena kurangnya kesempatan kerja atau tidak ada lapangan pekerjaan.

Data di atas senada dengan ungkapan Kepala Seksi Sosial pada BPS Kota Bandarlampung, Shista Virgo Winata baru-baru ini.

Baca juga: BPS Sebut Penduduk Miskin Lampung Meningkat di 2021

Menurut dia, Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Bandarlampung mencapai 7,91 persen atau setara dengan 44.800 jiwa.

Ketua Umum DPP Pergerakan Masyarakat Analisis Kebijakan Suadi Romli menyebut, tingginya tingkat pengangguran lazimnya membawa dapak pada kehidupan sosial masyarakat setempat.

Hal ini dikatakan Suadi Romli sebagaimana riset yang banyak mengemuka perihal dampak dari pengangguran.

”Kalau dari riset yang muncul, pengangguran berdampak pada tingkat kesejahteraan masyarakat, terkhusus meningkatnya kemiskinan.

Semakin banyak pengangguran, itu berbanding lurus terhadap tingkat kemiskinan. Selanjutnya memicu timbulnya penyakit sosial seperti perilaku melanggar hukum.

Kecenderungannya, timbul perbuatan atau tindakan kriminalitas. Itu jadi terpicu,” ujarnya pada 21 Agustus 2023.

Baca juga: 25 Desa Kategori Miskin Ekstrem di Lampung Selatan Harus Diseriusi

Selain memicu tindakan kriminalitas, lanjutnya, kehidupan masyarakat pada sisi politik dan sosial puna berpengaruh hingga beban psikologis bagi keluarga atau pengangguran itu sendiri.

Persentase Tingkat Pengangguran Terbuka Tahun 2022 versi BPS Provinsi Lampung

Lampung Barat: 2,10
Tanggamus: 3,70
Lampung Selatan: 5,31
Lampung Timur: 3,30
Lampung Tengah: 3,56
Lampung Utara: 6,15
Way Kanan: 3,28
Tulang Bawang: 3,52
Pesawaran: 5,06
Pringsewu: 4,77
Mesuji: 3,22
Tulang Bawang Barat: 4,12
Pesisir Barat: 3,73
Bandar Lampung: 7,91
Metro: 4,34
Provinsi Lampung: 4,52