Hukum  

Budi Karya Sumadi Penuhi Panggilan KPK

Budi Karya Sumadi
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Foto: Istimewa.

KIRKA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan telah tiba di Gedung KPK pada 26 Juli 2023 untuk menjalani pemeriksaan dalam kapasitasnya sebagai Saksi.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK menuturkan, Menteri Perhubungan atau Menhub tersebut benar telah memenuhi panggilan KPK.

”(Pemeriksaan terhadap Menhub berlangsung hari ini?) Betul. (Budi Karya) Sudah hadir di KPK,” ujar Ali Fikri kepada KIRKA.CO sekira pukul 10.47 WIB.

Budi Karya Sumadi diketahui dimintai keterangan oleh Penyidik KPK untuk melengkapi berkas perkara Putu Sumarjaya selaku Tersangka.

Putu Sumarjaya berstatus Tersangka atas dugaan Suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Ditjen Perkeretaapian Kemenhub Tahun Anggaran 2018-2022.

Baca juga: KPK Jadwalkan Pemeriksaan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

Secara profil, Putu Sumarjaya menjabat sebagai Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Semarang dan sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Sebelumnya, Menhub Budi Karya dijadwalkan untuk diperiksa Penyidik KPK pada 14 Juli 2023 kemarin.

Namun, Budi Karya tidak dapat hadir dengan alasan sedang menjalankan tugas negara.

Di kasus yang membuat Budi Karya dipanggil KPK, mulanya berawal dari Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan lembaga antirasuah itu pada 12 April 2023 lalu.

KPK melakukan pengamanan terhadap 25 orang dalam peristiwa operasi senyap yang berlangsung di berbagai tempat.

Baca juga: KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

Dari 25 orang itu, KPK memutuskan menetapkan 10 orang Tersangka dan telah dilakukan Penahanan dan salah satunya Putu Sumarjaya.

Putu Sumarjaya bersama dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada BTP Kelas 1 Semarang Bernard Hasibuan disebut menerima suap sejumlah Rp18,9 miliar dari Direktur PT Istana Putra Agung Dion Renato Sugiarto.

Hal ini diketahui dalam surat dakwaan yang telah dibacakan tim jaksa KPK di PN Tipikor Semarang dalam persidangan untuk Dion Renato Sugiarto selaku Terdakwa pada 4 Juli 2023 lalu.

Suap disebut diberikan agar Putu Sumarjaya dan Bernard Hasibuan mengatur pelelangan paket pekerjaan di BTP Kelas I Semarang tahun 2022 yakni:

1. Pekerjaan Pembangunan Jalur Ganda Ka Antara Solo Balapan – Kadipiro – Kalioso KM 96+400 sampai dengan KM 104+900 (JGSS 6).

Baca juga: Sekjen Kemenhub Mangkir Tanpa Alasan dari Panggilan KPK

2. Pekerjaan Pembangunan Jalur Ganda Ka Elevated Antara Solo Balapan – Kadipiro KM 104+900 sampai dengan KM 106+900 (JGSS 4).

3. Paket pekerjaan tahun 2023 yakni Track Layout Stasiun Tegal (TLO Tegal).

Tujuannya, supaya dimenangkan dan dilaksanakan oleh perusahaan Dion Renato Sugiarto yaitu PT Istana Putra Agung dan PT Prawiramas Puri Prima.