KIRKA – Demo kenaikan harga BBM Deni RB turun bentangkan poster seruan yang senada dengan para masa aksi, fraksinya dan PKS turut mengkritisi tarif baru dari Bahan Bakar Minyak yang saat ini telah resmi meningkat 30 persen.
Baca Juga: Demo Kenaikan BBM PMII Gerudug Gedung DPRD Kota Bandar Lampung
Kamis 8 September 2022, ratusan masa gabungan yang terdiri dari Ojek Online dan Mahasiswa serta perwakilan masyarakat Lampung Selatan, menggelar aksi demonstrasi di Lapangan Korpri Provinsi Lampung, menolak kenaikan harga BBM.
Ditengah-tengah jalannya orasi, dua Fraksi DPRD Provinsi Lampung dari Partai Demokrat dan PKS turun menemui masa aksi, sembari membentangkan poster bertuliskan ‘Tolak Kenaikan Harga BBM!’.
“Hari ini jelas kita menolak kenaikan harga BBM. Selama pemerintahan Jokowi, beliau sudah tujuh kali menaikan harga BBM, dan hanya dua kali beliau menaikkan gaji PNS, TNI dan Polri, hanya lima persen,” ucap Deni RB.
Ia menambahkan, dukungannya terhadap para demonstran kali ini, lantaran melihat dampak yang akan timbul dari kebijakan menaikan harga Bahan Bakar Minyak, yang akan semakin menyengsarakan masyarakat luas.
“Dampaknya dari kenaikan BBM ini sangat luar biasa, semua harga-harga naik, maka dengan jelas sesuai dengan arahan ketua umum Demokrat Bapak AHY, kami selaku kader ingin mendengarkan harapan masyarakat, dan hari ini kami di Provinsi Lampung kami bergabung bersama masyarakat, menolak kenaikan harga BBM, Harapannya adalah bapak Jokowi dapat membatalkan kenaikan harga BBM,” pungkasnya.
Baca Juga: PMII Nyatakan Mosi Tidak Percaya Pada Pimpinan DPRD Bandar Lampung
Diberitakan sebelumnya, aksi serupa juga telah dilakukan oleh ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, pada Rabu 7 September 2022 kemarin, di depan gedung DPRD Kota Bandar Lampung.
Dan hari ini, demonstrasi menolak kenaikan harga BBM masih berlanjut oleh gabungan pengemudi ojek online dan Mahasiswa serta perwakilan Masyarakat di dua lokasi, yakni Lapangan Korpri Pemprov Lampung dan gedung DPRD Kota Bandar Lampung.






