KIRKA – Pemprov Lampung diprediksi bakal batal mengajukan pinjaman dana ke Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Karena, presiden Joko Widodo dinilai telah menambah catatan kebohongan sebagai orang nomor satu di Republik Indonesia.
Baca Juga : RMD: Dukung Arinal Pinjam Dana Untuk Infrastruktur Mantap
“Dulu pak Jokowi bilang pembangunan kereta cepat Jakarta – Bandung tidak akan pakai APBN. Kemarin dia telah menandatangani dan menunjuk pak Luhut Binsar Panjaitan,” kata Ketua Komisi I DPRD Lampung Yozi Rizal, Senin (25/10/2021).
“Jadi kemungkinan pengajuan pinjaman kita ke PEN batal. Karena dana yang ada untuk pembangunan kereta cepat tadi,” kata dia.
Baca Juga : FPKS Belum Setuju Pemprov Lampung Pinjam Dana Pusat
Dilain sisi, anggota Komisi V DPRD Lampung Deni Ribowo ia mengaku belum mengetahui sejauh mana pembahasan pansus RPJMD DPRD Lampung.
“Sejauh ini pansus belum ada omongan ke
pimpinan fraksi kita. Harusnya sudah keliatan, bicara RPJMD soal target dan program,” ujar dia.






