Hukum  

Strategi Elite Unila Tambah Kuota Mahasiswa Untuk Akomodir Titipan Terbongkar

Strategi Elite Unila Tambah Kuota Mahasiswa Untuk Akomodir Titipan Terbongkar
Momen dimana Lingga Setiawan mencecar Suharso tentang BAP milik Suharoso yang dikatakan Suharso tidak benar di PN Tipikor Tanjungkarang pada 17 Januari 2023. Foto: Dokumentasi KIRKA.CO.

Adapun perubahan kuota mahasiswa tersebut disepakati oleh elite Unila -mulai dari rektor hingga para dekan- berdasarkan rapat yang berlangsung pada bulan Juni dan Juli tahun 2022.

Kuota semula yang telah diputuskan sebenarnya telah disepakati pada rapat yang berlangsung di Januari 2022.

Demi menjernihkan perdebatan antara Suharso dan Lingga Setiawan ini, JPU KPK bernama Agung Satrio Wibowo meminta ijin Lingga Setiawan untuk memamerkan dokumen yang menggambarkan adanya rapat yang memutuskan perubahan kuota penerimaan mahasiswa baru tahun 2022.

Dari dokumen yang dipamerkan JPU KPK tersebut, diketahui bahwa perubahan kuota penerimaan mahasiswa Unila tersebut meliputi beberapa program pendidikan, yakni:

Baca juga: Kronologi Hakim Ultimatum Jurnalis yang Liput Sidang Korupsi Unila

1. Ilmu Komunikasi yang semula kuota penerimaan mahasiswanya adalah 57 menjadi 75.
2. Administrasi yang semula kuota penerimaan mahasiswanya adalah 57 menjadi 76.
3. Ilmu Niaga yang semula kuota penerimaan mahasiswanya adalah 57 menjadi 75.
4. Hubungan Internasional yang semula kuota penerimaan mahasiswanya adalah 57 menjadi 65.
5. Manajemen yang semula kuota penerimaan mahasiswanya adalah 62 menjadi 80.
6. Hukum yang semula kuota penerimaan mahasiswanya adalah 285 menjadi 290.
7. Pendidikan Teknologi Informasi yang semula kuota penerimaan mahasiswanya adalah 14 menjadi 15.
8. Teknik Sipil yang semula kuota penerimaan mahasiswanya adalah 45 menjadi 46.
9. Teknik Lingkungan yang semula kuota penerimaan mahasiswanya adalah 22 menjadi 23.
10. Kedokteran yang semula kuota penerimaan mahasiswanya adalah 62 menjadi 66.
11. Farmasi yang semula kuota penerimaan mahasiswanya adalah 25 menjadi 36.
12. Ilmu Komputer yang semula kuota penerimaan mahasiswanya adalah 57 menjadi 8.