Menu
Precision, Actual & Factual

Salinan Putusan PK Agung Belum Diterima Pengacara

  • Bagikan
Kirka.co
Kuasa Hukum Agung Ilmu Mangkunegara, Sopian Sitepu. Foto Dok. Pribadi

KIRKA – Kuasa Hukum Agung Ilmu Mangkunegara mengaku bahwa pihaknya belum juga menerima salinan putusan permohonan Peninjauan Kembali milik kliennya tersebut, meski telah hampir satu bulan usai dibacakan putusannya pada Agustus 2021 lalu.

Hal tersebut diterangkan oleh Sopian Sitepu kepada KIRKA.CO, saat ditanyai terkait tindak lanjut dari pihaknya usai PK Mantan Bupati Lampung Utara tersebut dikabulkan Majelis Hakim pada Mahkamah Agung RI, “Ya sampai saat ini belum kami dapatkan,” pungkas SS, Senin 20 September 2021.

Baca Juga : PK Agung Ilmu Mangkunegara Menyoal Kerugian Negara

Pengajar Pasca Sarjana UNILA ini pun menjelaskan, bahwa ia dan pihak keluarga terpidana korupsi suap fee proyek tersebut, berharap agar apa yang diputuskan dalam permohonan peninjauan kembali Agung tertera penurunan jumlah Uang Pengganti Kerugian Negara, jauh dari apa yang telah diputuskan Majelis Hakim PN Tipikor Tanjungkarang.

“Terkait uang pengganti negara di putusan MA itu, ya harapan kami segera turun dan hasilnya juga turun banyak, kami juga sangat bersyukur apabila harapan itu terkabul,” harap Sopian Sitepu.

Baca Juga : MA Didesak Percepat Kirimkan Salinan Putusan PK Agung

Sementara diketahui, pada putusan Majelis Hakim PN Tipikor Tanjungkarang di Juli 2020 lalu, Agung Ilmu Mangkunegara mendapatkan vonis hukuman penjara selama 7 tahun, dan dikenakan pidana denda sejumlah Rp750 juta, subsidair 8 bulan kurungan penjara.

Ia pun dikenakan pidana tambahan berupa Uang Pengganti Kerugian Negara sejumlah Rp74.634.866.000 (tujuh puluh empat miliar enam ratus tiga puluh empat juta delapan ratus enam puluh enam ribu rupiah), subsidair 2 tahun kurungan penjara.

Baca Juga : KPK: Hasil PK Agung Tak Hentikan Pelelangan

Serta dikenakan pidana berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 4 tahun lamanya, setelah Agung Ilmu Mangkunegara telah selesai menjalani pidana pokoknya.

  • Bagikan