Menu
Precision, Actual & Factual

KPK 3 Kali Sadap HP Ketua DPD Gerindra Lampung

  • Bagikan
Ketua DPD Partai Gerindra Gunadi Ibrahim, Saksi korupsi yang 2 kali mangkir panggilan sidang. Foto Istimewa

KIRKA.COKetua DPD Gerindra Lampung Gunadi Ibrahim dinyatakan tidak dapat hadir menjadi saksi terperiksa di hadapan majelis hakim pada PN Tipikor Tanjungkarang.

Berkali-kali dipanggil untuk hadir sebagai saksi untuk terdakwa eks Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Mustafa, Gunadi Ibrahim mangkir.

Belakangan diketahui, Gunadi Ibrahim melampirkan surat keterangan medis sebagai alasan kenapa ia tidak dapat hadir.

Dalam surat tersebut, dokter menyebut bahwa Gunadi Ibrahim sedang menjalani perawatan medis karena penyakit stroke.

Surat ini baru dilampirkan Gunadi Ibrahim saat ia dicoba dipanggil untuk kedua kalinya. Saat mangkir pada pemanggilan pertama, tak ada keterangan tentang sakit tersebut.

Atas dasar ini, majelis hakim memperkenankan JPU KPK membacakan isi BAP dari Gunadi Ibrahim.

Hal yang sama juga diberlakukan serupa terhadap Johanes Batista Giovani, eks Wakil Ketua DPW NasDem Lampung.

Giovani disebut tengah mengalami geger di bagian kepala. Ihwal geger ini setidaknya memang telah menjadi konsumsi publik.

Giovani memang pernah dilaporkan dan dinyatakan oleh pihak kepolisian Polresta Bandar Lampung. Giovani diduga mengalami luka di bagian kepala karena dikeroyok oleh sekelompok orang.

Pembacaan BAP kedua orang ini dilakukan pada Kamis, 29 April 2021. Dalam pembacaan BAP tersebut, ujar JPU KPK Taufiq Ibnugroho kepada KIRKA.CO, bahwa benar penyidik KPK pernah melakukan penyadapan kepada Gunadi Ibrahim.

Pertanyaan KIRKA.CO ini sekaligus menjadi penegasan dari JPU KPK Taufiq Ibnugroho atas apa yang tersampaikan di dalam proses persidangan.

Bahkan, konteks penyadapan tersebut tercantum di dalam BAP Gunadi saat Gunadi diperiksa penyidik KPK.

Penyidik KPK dalam poin pertanyaannya, meminta penjelasan Gunadi Ibrahim atas apa maksud di balik dialog ketika alat komunikasinya disadap.

Keterangan JPU KPK Taufiq Ibnugroho ini sekaligus menjadi penegasan tentang informasi yang sebelumnya diterima KIRKA.CO tentang penyadapan terhadap Gunadi.

Sebab KIRKA.CO telah pernah bertanya soal penyadapan yang terjadi kepada Gunadi Ibrahim, dan saat itu JPU KPK Taufiq Ibnugroho menyarankan agar lebih baik menunggu waktu yang tepat ketika BAP secara resmi dibacakan.

Untuk diketahui, Gunadi Ibrahim telah disadap alat komunikasinya sebanyak 3 kali.

 

Ricardo Hutabarat

  • Bagikan