Menu
Precision, Actual & Factual

Hermansyah Hamidi & Syahroni Didakwa Terima 54 Miliar Fee Proyek Lampung Selatan

  • Bagikan
Jaksa KPK Taufiq Ibnugroho. Sumber Istimewa

Kirka.coBandar Lampung – Hermansyah Hamidi dan Syahroni mantan pejabat Dinas PUPR Lampung Selatan, disidangkan dan didakwa Jaksa KPK menerima suap komitmen fee proyek hingga mencapai Rp54 miliar lebih.

Diketahui Perkara yang menjerat mereka merupakan hasil pengembangan dari korupsi yang dilakukan mantan Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan.

Kedua mantan pejabat yang dimejahijaukan ini bernama Hermansyah Hamidi selaku Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan, serta Syahroni, selaku Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Lampung Selatan.

Keduanya didakwa secara bergantian oleh jaksa, dengan dakwaannya yakni telah menerima suap komitmen fee proyek dari para rekanan hingga mencapai Rp54 miliar lebih, dengan maksud untuk mengatur pemenangan lelang pengerjaan proyek Lampung Selatan di tahun anggaran 2016 dan 2017 lalu serta terhadap Syahroni juga tercatat di tahun 2018.

Dari dakwaan yang dibacakan, keduanya pun disangkakan telah melanggar pasal 12  huruf a, atau pasal 11 Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999, tentang tindak pidana korupsi. Sebagaimana telah diubah dengan Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001, tentang perubahan atas Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, junto pasal 65 ayat 1 KUHP.

“Bedanya, Syahroni ini hanya pada tambahan uang 50 miliar lebih,” kata Taufiq Ibnugroho, Jaksa KPK, Kamis (25/02).  Pengembangan kasus korupsi yang dilakukan oleh mantan Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan, yang juga digelar persidangannya beserta tiga terdakwa lainnya yakni Agus Bhakti Nugroho, Anjar Asmara dan Gilang Ramadhan.

Sementara sidang dari perkara ini akan kembali digelar pada pekan depan, dengan agenda sidang yaitu mendengarkan keterangan saksi.

Eka Putra

  • Bagikan