Chusnunia Chalim yang saat itu mendengar penegasan dari Taufiq Ibnugroho tadi, terlihat menggeleng-gelengkan kepalanya sembari sesekali menarik napasnya dalam-dalam.
Dalam proses pemeriksaan yang dijalani Chusnunia Chalim di persidangan Mustafa ini, KPK tercatat sudah 3 kali mengungkapkan perilaku Nunik yang bernuansa mempengaruhi saksi.
Bahwa selain meminta Mutakin untuk melarikan diri. Chusnunia Chalim dalam catatan KPK juga telah meminta Ketua DPC PKB Lampung Tengah Slamet Anwar untuk mengaku telah menggunakan uang Rp 150 juta. Padahal uang itu menurut Midi Iswanto diberikan kepada Chusnunia Chalim.
Kemudian Chusnunia Chalim juga telah beberapa kali menemui Musa ketika perkara Musa sedang ditangani KPK. KPK kala itu telah mengantongi nama Muhaimin Iskandar turut terlibat dalam perkara suap proyek yang di awal menjerat Damayanti Wisnu, Ketua Komisi V DPR RI.
Baca Juga : Musa Zainudin Ungkap Peran Tio Aliansyah dan Teguh Wibowo
Chusnunia Chalim diakui oleh Musa memang telah menemuinya sembari mengatakan kepadanya bahwa segala biaya perkara Musa akan dimodali Muhaimin Iskandar senilai Rp 5 M. Muhaimin memerintahkan Chusnunia Chalim untuk menyampaikan hal itu kepada Musa.
Namun Musa menolak tawaran tersebut karena dinilai uang tersebut belum cukup baginya. Sehingganya Musa menyampaikan kepada Chusnunia untuk meminta Muhaimin Iskandar menyiapkan Rp 7 M. Negosiasi tersebut hingga sampai detik ini menurut Musa, belum dipenuhi Muhaimin Iskandar.
Baca Juga : Musa Zainudin Bongkar Peran Chusnunia Chalim
Apa hubungan Chusnunia Chalim dengan Mutakin, yang adalah penerima Rp 7 M sebagai modal pencalonan pada Pilkada Jawa Timur yang dilakoni oleh kerabat Muhaimin Iskandar?
Siapa sosok yang sesungguhnya disebut Musa merupakan kerabat Muhaimin Iskandar itu dan apa hubungannya dengan Chusnunia Chalim yang pernah menjabat sebagai Bupati Lampung Timur?






