APH  

Teuku Rahmatsyah Resmi Jabat Wakajati Lampung, Saptono Pimpin Kejari Lamtim

Teuku Rahmatsyah Resmi Jabat Wakajati Lampung, Saptono Pimpin Kejari Lamtim
Kajati Lampung Danang Suryo Wibowo (kiri) memimpin langsung jalannya pelantikan sekaligus serah terima jabatan Wakajati Lampung Teuku Rahmatsyah dan Kajari Lampung Timur Saptono. Foto: Arsip Kejaksaan/Kirka/I

Kirka – Formasi pejabat teras Kejaksaan Tinggi Lampung resmi berganti.

Kepala Kejati Lampung Danang Suryo Wibowo melantik Teuku Rahmatsyah sebagai Wakil Kepala Kejati dan Saptono menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Timur.

Prosesi perombakan kursi pimpinan berlangsung di Aula Kejati Lampung, Selasa, 5 Mei 2026, merujuk pada Surat Keputusan Jaksa Agung tertanggal 13 April 2026.

Seusai memimpin pengambilan sumpah, Danang langsung memberikan peringatan tajam kepada para pejabat baru.

Ia menegaskan kursi jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah berat yang selalu dipantau oleh publik.

“Jabatan harus dipertanggungjawabkan kepada pimpinan, institusi, hingga masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Danang.

Kajati mematok target kerja spesifik bagi Teuku dan Saptono.

Keduanya diminta langsung tancap gas beradaptasi serta merapatkan barisan di internal kejaksaan.

Fokus utamanya menyasar pemberantasan tindak pidana korupsi, penyelesaian perkara pidana umum, serta pengawalan proyek pembangunan strategis di daerah.

Demi memperlancar target kerja, Danang meminta jajarannya aktif membangun sinergi dengan aparat penegak hukum lain dan pemangku kebijakan.

Penanganan perkara tidak boleh berjalan sendiri-sendiri.

Pesan peringatan soal integritas tak luput disampaikan.

Kajati mewanti-wanti seluruh anggota Korps Adhyaksa agar tegak lurus pada prinsip Tri Krama Adhyaksa dan pantang menyelewengkan kekuasaan.

Ia menginginkan penindakan hukum berjalan seimbang: tegas menindak pelanggaran hukum, namun tetap mengedepankan sisi humanis.

Setiap langkah jaksa harus bisa dipertanggungjawabkan secara hukum dan transparan kepada publik.

“Jaga independensi dan marwah institusi. Penegakan hukum harus mengedepankan kehati-hatian, akuntabilitas, serta kepastian,” ujarnya menegaskan.

Penyegaran formasi kepemimpinan diharapkan menyuntikkan energi baru bagi institusi kejaksaan di Lampung.

Publik kini menanti kerja nyata kejaksaan yang lebih profesional dan terpercaya.

Rangkaian acara ditutup dengan penandatanganan berita acara pelantikan dan pemberian ucapan selamat kepada kedua pejabat baru yang siap bertugas di wilayah hukum Bumi Ruwa Jurai.