KIRKA – Saat usai dimintai keterangannya sebagai saksi, Nanang Ermanto sebut yang disampaikan beberapa pihak pada pemberitaan sidang tipu gelap Lampung Selatan sebuah rekayasa, untuk menghantam dirinya.
Baca Juga: Nanang Ermanto dan Winarni Bersaksi di Sidang Tipu Gelap Proyek Lampung Selatan
Kamis 27 Juli 2023, Pengadilan Negeri Tanjungkarang kembali menggelar sidang lanjutan perkara dugaan tipu gelap modus jual beli proyek dan janji jabatan di Kabupaten Lampung Selatan.
Dimana kali ini, Jaksa Penuntut Umum menjadwalkan pemeriksaan 4 saksi. Dua diantaranya yaitu Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, beserta dengan Istrinya yakni Winarni.
Keduanya dipanggil ke Persidangan, tak lain untuk dimintai keterangannya terkait dengan perkara dugaan tipu gelap ini. Yang diketahui Nanang dan Winarni selalu disebut sebagai orang yang turut menerima aliran dana, dari perbuatan Terdakwa Akbar Bintang Putranto.
Yang pada akhirnya mengakibatkan kerugian terhadap Korban atas nama Yusar Riyaman Saleh, senilai hampir Rp2,6 miliar. Dimana perbuatan tersebut terjadi dalam rentan waktu 2018-2019.
Pada tindak pidananya, Jaksa menyebut Bintang mengaku sebagai orang dekat dari Nanang Ermanto, ia pun mengaku mendapatkan perintah dari Bupati tersebut, untuk mencari sosok yang akan mengisi jabatan sebagai Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan.
Tak hanya itu, Terdakwa juga di dalam dakwaannya dikatakan mengaku dapat perintah untuk meminta sejumlah uang kepada Korban guna keperluannya dan sang istri. Dengan nilai tukar bakal dijadikan pemenang beberapa paket proyek fisik di 2019.
Namun, meski terus menerus dikatakan oleh Terdakwa bahwa dirinya benar melakukan tindak pidananya atas seluruh dasar tersebut. Nanang Ermanto dan Winarni membantahnya secara tegas dalam keterangannya kali ini di hadapan Majelis Hakim.
Bahkan usai menjalani pemeriksaannya di persidangan, Nanang Ermanto secara terang-terangan menyebut hal itu adalah sebuah rekayasa, yang dikemas dan diberitakan hanya untuk menghantam dirinya.
“Fakta persidangan sudah jelas ini bohong semua, selama ini di beberapa pemberitaan yang beredar itu saya klarifikasi kepada temen-temen media semua, itu hanya merekayasa saya, ada suatu skenario untuk menghantam saya,” imbuh Nanang Ermanto.






