Hukum  

KPK Pamerkan Daftar Donatur Pembangunan Gedung Lampung Nahdliyin Center

KPK Pamerkan Daftar Donatur Pembangunan Gedung Lampung Nahdliyin Center
Daftar donatur pembangunan gedung Lampung Nahdliyin Center yang dipamerkan di ruang persidangan pada 30 November 2022 di PN Tipikor Tanjungkarang. Foto: Istimewa.

KIRKA – KPK pamerkan daftar donatur pembangunan gedung Lampung Nahdliyin Center dalam proses pemeriksaan Rektor Unila nonaktif, Karomani dkk sebagai saksi di PN Tipikor Tanjungkarang pada 30 November 2022.

Rektor Unila nonaktif, Karomani seperti diketahui diperiksa sebagai saksi untuk terdakwa Andi Desfiandi bersama-sama dengan Dekan Fakultas Teknik Unila, Helmy Fitriawan, Dosen Agama Islam Unila, Mualimin dan Ary Meizari Alfian.

Persidangan ini juga diketahui berfokus pada dakwaan terhadap Andi Desfiandi yang didakwa telah menyuap Rektor Unila nonaktif, Karomani dengan nilai Rp250 juta atas pelaksanaan penerimaan calon mahasiswa baru Unila melalui Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri untuk tahun 2022.

Sekilas informasi, pembangunan gedung Lampung Nahdliyin Center ini sebagaimana diketahui menjadi bagian dari penyidikan KPK dalam perkara dugaan korupsi yang terjadi di Unila ini.

Baca juga: KPK Segera Analisis Terkait Donatur Pembangunan Gedung Lampung Nahdiyin Center

Sebabnya, uang-uang yang diterima Rektor Unila nonaktif, Karomani dari orangtua penitip calon mahasiswa baru Unila dinyatakan dikucurkan untuk pembangunan gedung Lampung Nahdliyin Center tersebut.

Dari puluhan nama donatur tersebut, mengemuka sejumlah nama kepala daerah di Provinsi Lampung dan para pihak yang mempunyai latar belakang sebagai anggota DPR RI seperti Muhammad Kadafi hingga pihak berlatarbelakang aparat penegak hukum.

Sepanjang proses persidangan yang diliput KIRKA.CO pada 30 November 2022, daftar donatur pembangunan gedung Lampung Nahdliyin Center (LNC) dalam bentuk dokumen tertulis –sebagai bagian dari Barang Bukti tersebut– dipamerkan JPU KPK di ruang persidangan.

Adapun daftar donatur pembangunan gedung Lampung Nahdliyin Center tersebut sebelumnya telah disita oleh penyidik KPK pada 13 September 2022 lalu.

Baca juga: KPK Tindak Lanjuti Pengakuan Rektor Unila Karomani Soal Aliran Dana

Merujuk pada Barang Bukti yang dipamerkan JPU KPK di dalam ruang persidangan, terdapat 40 nama orang yang dinyatakan sebagai donatur.

Selanjutnya daftar donatur pembangunan gedung Lampung Nahdliyin Center …