Hepatitis Akut Misterius Bakal Tingkatkan Sampah Plastik di Bandar Lampung

Hepatitis Akut Misterius Bakal Tingkatkan Sampah Plastik di Bandar Lampung
Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup di Taman UMKM Bandar Lampung, Sabtu (14/5). Foto: Josua Napitupulu

KIRKA – Penularan penyakit hepatitis akut misterius bakal tingkatkan sampah plastik di Bandar Lampung.

Penyakit yang menyerang anak-anak usia di bawah 16 tahun tersebut bisa menular lewat makanan dan peralatan makan.

Baca Juga : Kiat Pedagang Taman UMKM Bung Karno Cegah Hepatitis Akut Misterius 

Hal itu memaksa pedagang jajanan pangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) menggunakan kemasan makanan dan alat makan sekali pakai yang sebagian besar berbahan plastik dan styrofoam.

“Berbicara tentang kemasan makanan yang ramah lingkungan akan terjadi penambahan cost atau biaya produksi,” ujar Direktur Eksekutif Walhi Lampung, Irfan Tri Musri, ketika dihubungi pada Sabtu, 14 Mei 2022.

Menurut Irfan hal tersebut akan memengaruhi nilai jual produk UMKM yang ditawarkan kepada masyarakat.

“Memang fenomena yang sulit tapi bukan tidak mungkin juga (dihindari),” kata dia.

Irfan mengajak Pemkot Bandar Lampung segera menyusun kebijakan pembatasan peggunaan plastik sekali pakai.

Apalagi saat ini hampir semua masyarakat ingin praktis dan efisien sehingga memunculkan timbulan-timbulan sampah plastik di Bandar Lampung.

“Kebijakan ini lebih kepada pasar modern dan ritel lah. Kalau diberlakukan secara luas akan ada benturan antara pedagang kecil dan pelaku UMKM terkait harga jual,” ujar dia.

Baca Juga : Mencegah Hepatitis Akut Misterius di Taman UMKM Bung Karno

Irfan berharap timbulan sampah plastik di Bandar Lampung mendapatkan perhatian serius dari pemerintah kota setempat.

“Ini kan terkait sosialisasi dan penyadartahuan, baik kepada pembeli maupun penjual dan produsen makanan. Mungkin bisa dilakukan secara bertahap,” tutup dia.