Mencegah Hepatitis Akut Misterius di Taman UMKM Bung Karno

Mencegah Hepatitis Akut Misterius di Taman UMKM Bung Karno
Pedagang Siomay dan Batagor Bandung di Taman UMKM Bung Karno, Bandar Lampung, Sabtu (14/5). Foto: Josua Napitupulu

KIRKAPemkot Bandar Lampung menjalin kerja sama dengan BPOM terkait keamanan pangan untuk mencegah hepatitis akut misterius di Taman UMKM Bung Karno.

Baca Juga : Kiat Pedagang Taman UMKM Bung Karno Cegah Hepatitis Akut Misterius 

Sedikitnya 600 pelaku UMKM binaan Pemkot Bandar Lampung menjual jajanan pangan di Taman UMKM yang diresmikan Megawati Soekarnoputri pada 28 Oktober 2021.

“Insyaallah jajanan pangan di Taman UMKM Bung Karno aman dikonsumsi,” kata Kepala Dinas Perindustrian Bandar Lampung, Adiansyah, pada Sabtu 14 Mei 2022.

Dia menjelaskan Pemkot bersama BPOM dan Dinas Kesehatan rutin melakukan pengawasan terhadap produk makanan UMKM.

“Sudah terus kita lakukan, mereka sudah lama berdagang juga dan binaan-binaan kita. Nanti kita intensifkan lagi pengawasan bersama,” ujar dia.

Taman UMKM Bung Karno Bandar Lampung kembali dibuka menjelang HUT Apeksi 2022 setelah sempat ditutup selama bulan Ramadan 1443 H.

Dinas Kesehatan Bandar Lampung turut mengawasi produk makanan UMKM dalam upaya mencegah hepatitis akut misterius yang menular lewat makanan dan pemakaian alat makan bersama.

“Pelaku UMKM saat mengajukan izin berdagang sudah kita lihat dan cek cara pembuatannya. Bersih atau tidak,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Desti Mega Putri.

Selain menjaga kebersihan produk makanan, pihaknya juga memastikan pedagang di Taman UMKM Bung Karno tidak menggunakan bahan pangan berbahaya.

“Sudah kita kasih tahu semuanya pada saat di awal. Tapi setelah itu, tidak semua bisa kita awasi secara langsung karena enggak cukup SDM-nya,” ujar dia.

Desti menyampaikan Dinas Kesehatan akan langsung menindaklanjuti jika ada temuan kasus hepatitis akut misterius.

“Jika ada temuan masalah kesehatan kita turun juga,” tutup dia.

Hepatitis akut misterius menyerang anak-anak di bawah usia 16 tahun.

Baca Juga : Eka Afriana Imbau Sekolah Waspada Hepatitis Akut Misterius 

Kementerian Kesehatan telah meningkatkan kewaspadaan sejak 1 Mei 2022 setelah tiga anak meninggal dunia di Jakarta dengan dugaan hepatitis akut misterius.

Sebelumnya Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menetapkan penyakit hepatitis akut misterius sebagai Kejadian Luar Biasa pada 15 April 2022 lalu.